Informasi yang diterima redaksi Tribun-Maluku.Com pekan kemarin dari Management Orang Tua Group di Jakarta menyebutkan, Indonesia adalah negara dengan aneka ragam budayanya. Keanekaragaman budaya dan kebiasaan masing-masing daerah ini, ternyata berdampak pula terhadap kesehatan gigi dan mulut masyarakatnya.
Oleh karenanya sebagai ahli bagi perlindungan dan kesehatan gigi serta mulut, Formula berkomitmen untuk selalu memberikan solusi bagi setiap permasalahan gigi dan mulut yang ada di setiap daerah.
Untuk itulah, dalam satu wadah yaitu Formula Untuk Indonesia, Formula melakukan berbagai rangkaian kegiatan sosial mulai dari penyuluhan kesehatan gigi, pemeriksaan gigi sampai pengobatan gigi gratis.
Di tahun ini, Formula untuk Indonesia, mulai menjajaki Indonesia bagian Timur. Di wilayah ini, banyak fakta- fakta yang ditemukan seperti misalnya jumlah tenaga kesehatan yang didapati sangat minim di daerah Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Bila idealnya, 11 dokter gigi menangani 100.000 penduduk, disana 3 dokter gigi menangani 100.000 orang. Berangkat dari fakta itulah, beberapa waktu yang lalu, Formula untuk Indonesia dijalankan di Lombok. Kini, Formula kembali mendapati fakta tingginya tingakat karies gigi baik anak dan dewasa di Kota Ambon yang mencapai 5,1 persen, suatu angka yang terbilang cukup tinggi selain itu, tenaga kerja medis di Ambon juga sangat kurang.
Menyikapi hal inilah, bekerjasama dengan Fakultas Gigi Universitas Trisakti, Formula untuk Indonesia akan kembali diadakan bagi masyarakat di Kota Ambon dan Pulau Seram.
Dalam perjalanannya Formula ingin mengajak rekan-rekan media di Kota Ambon untuk melihat secara langsung rangkaian kegiatan Formula Untuk Indonesia: Formula Untuk Indonesia Menjelajahi Indonesia Bagian Timur Selasa, 26 Agustus 2014 di SD Negeri 5 Jalan Tawari, Kelurahan Silale Pukul 08.30 sampai selesai.(BN-03)




