Ambon, Bedah Nusantara.com: Kesehatan gigi dan mulut adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Namun Indonesia sendiri sebagai negara berkembang, angka kesadaran serta pengetahuan untuk merawat gigi masih terbilang rendah. Contoh nyata adalah di Ambon.
Tingkat karies gigi anak-anak dan dewasa cukup tinggi. Keadaan ini diperparah dengan jumlah tenaga kesehatan yang jauh dari cukup. Berdasarkan hal inilah, Formula sebagai brand oral care asli Indonesia, berkomitmen untuk mengurangi permasalahan gigi masyarakat melalui Formula Untuk Indonesia.
Bekerja sama dengan banyak pihak, Formula Indonesia menyasar wilayah yang membutuhkan seperti yang dilakukan di Pulau Ambon dan Pulau Seram dari tanggal 25-27 Agustus 2014.
Dalam perjalanannya sebagai brand asli Indonesia yang bergerak di bidang perawatan gigi dan mulut, Formula menemukan banyak kondisi yang menjadi kendala dalam merawat gigi dan mulut masyarakat Indonesia.
Selain kesadaran dan tingkat pengetahuan yang masih rendah, ternyata kemajemukan budaya dan kebiasaan masing-masing daerah dapat pula menjadi pangkalnya. Misalnya saja kebiasaan makan masyarakat Palembang yang mengandung asam dan cuka, berakibat pada rentannya pengeroposan gigi dan lain sebagainya.
Bahkan di satu wilayah di Malang, Formula menemukan fakta dimana masyarakatnya menggunakan satu sikat gigi bersama-sama. Tentu saja, bila semua kondisi ini tidak dibarengi dengan adanya kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai cara merawat gigi yang benar, maka permasalahan gigi dan mulut Indonesia akan semakin meningkat.
Berangkat dari semua keadaan inilah, Formula membentuk Formula untuk Indonesia, sebuah Brand Social Activity yang memiliki misi untuk menjangkau seluruh daerah di Indonesia dan memberikan solusi untuk menciptakan masyarakat dengan kesehatan gigi dan mulut yang baik.
“Formula sadar komitmen ini akan lebih maksimal bila dijalankan dengan dukungan banyak pihak. Oleh karenanya untuk mencapai misi ini, kami tidak selalu berjalan sendiri melainkan juga bersama institusi-institusi lain yang berkaitan,” cerita Yuna Eka Kristina, Head Of Corporate and Marketing Communication OT.
Berbagai bentuk Formula untuk Indonesia, misalnya adalah penyuluhan dan pemeriksaan gigi gratis bagi anak-anak di PAUD maupun masyarakat umum di Pulau Jawa, Sumatera dan beberapa wilayah lainnya.
Selain itu, Formula juga bekerjasama dengan berbagai Fakultas Kedokteran Gigi, seperti misalnya kegiatan bakti sosial yang dilakukan bulan Juli lalu bersama FKG Prof. Dr. Moestopo bertempat diwilayah pasca bencana Gunung Kelud serta bersama FKG Universitas Indonesia di Lombok.
Melanjutkan komitmen inilah, kali ini, Formula untuk Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti menyasar lagi Indonesia Bagian Timur, tepatnya di desa Hutumuri Pulau Ambon dan Pulau Seram. ‘’Di kepulauan ini, ditemukan angka rata-rata kejadian tingkat karies 5,73. Angka yang terbilang tinggi.
Di Maluku, hanya ada 36 dokter gigi yang melayani lebih dari 1,6 juta penduduk,”jelas Yuna. Padahal idealnya, 11 dokter untuk 100.000 penduduk.
“Kegiatan yang dilakukan kali ini adalah Kegiatan Pengenalan Lapangan (KPL) Mahasiswa FKG Universitas Trisakti sebagai pengabdian kepada masyarakat Indonesia. Kami berharap kedatangan kami bersama Formula ini dapat membantu mengatasi masalah kesehatan gigi serta meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pentingnya masalah gigi dan mulut masyarakat di Ambon dan Seram,” tegas drg. Sri selaku Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti.
Kegiatan Formula untuk Indonesia bersama FKG Universitas Trisakti ini melibatkan 44 mahasiswa kedokteran gigi program S1, 118 mahasiswa program profesi dan 6 Dosen dan staff pengajar.
Kami bekerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat maka program ini ditergetkan dapat menangani kurang lebih 3.000 masyarakat melalui kegiatan pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis serta penyuluhan.
Pemeriksaan dan pengobatan mengurangi permasalahan gigi yang ada. Selain itu, upaya promotif yang dilakukan melalui penyuluhan gigi diharapkan pula dapat meningkatkan kepedulian masyarakat untuk merawat kesehatan gigi dan mulut mereka.
“Kesamaan misi untuk menyehatkan gigi dan mulut masyarakat Indonesia inilah, yang membuat FKG Universitas Trisakti berkolaborasi dengan Formula. Kami harap tentunya, kerjasama ini dapat pula menjangkau daerah-daerah lain, sebab masih banyak yang memerlukan bantuan semacam ini,” lanjut drg. Sri.
Memberi dukungan pada berbagai kegiatan sosial tentunya akan membantu Formula mencapai misinya yaitu Formula untuk Indonesia. “Komitmen ini akan terus kami jalankan. Ini adalah bukti kepedulian Formula sebagai brand asli Indonesia untuk terus berkontribusi positif bagi Negeri, terutama dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia.
Formula telah menemani dan menjaga kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia selama hampir 28 tahun. Berbagai produk berkualitas tinggi dan penuh inovasi telah dihadirkan. Ditahun 2012, Formula juga telah melakukan rejuvinasi logo untuk memperkuat tujuan brand sebagai produk perlindungan menyeluruh untuk gigi dn mulut serta menjadikaan mulut sebagai advanced oral protection and care.
Saat ini, Formula sebagai brand yang peduli akan kesehatan gigi dan mulut masyarakat hadir dalam 4 rangkaian produk untuk memenuhi 4 kebutuhan gigi dan mulut yang berbeda-beda, yaitu Formula Protector, Formula Sparkling White, Formula Confident serta Formula Sensitive Active Care, dimana setiap rangkaian dilengkapi dengan pasta, sikat dan mouthwash.(BN-03)





