Ambon, Bedahnusantara.com: Perayaan hari Raya Lebaran (Idul Fitri) Tahun 2023, telah mendekati waktunya, dan karena itu berbagai hal terkait pelaksanaan hari bahagia bagi umat Muslim ini mesti menjadi perhatian semua pihak.
Salah satu yang menjadi penting dari perayaan hari raya Idul Fitri atau Lebaran ini adalah, ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang akan merakannya.
Dewan perwakilan rakyat daerah ( DPRD ) Provinsi Maluku meminta kepada Pemerintah Daerah ketersediaan bahan pokok aman saat lebaran
Menyikapi hal tersebut pihak DPRD Provinsi Maluku dalam Hal Komisi III, menyampaikan perhatian dan kepeduliannya bertalian dengan persoalan tersebut.
Respon kepedulian dan perhatian oleh komisi III DPRD Provinsi Maluku itu disampaikan langsung oleh, Elviana M. E. Pattiasina, kepada awak media, pada Senin ( 17/04/23).
” Kami berharap untuk stok komoditas pangan harus dipastikan aman, agar tercukupi dan tidak memicu kenaikan harga,” ujarnya
Komoditas pokok terpenting di saat perayaan hari besar keagamaan termasuk Idul Fitri yang penting itu di antaranya seperti; beras, minyak kelapa, gula, termasuk rempah-rempah dan pangan asal hewan.
Meski di awal Ramadan harga kebutuhan pokok cenderung stabil. Namun tetap perlu diantisipasi agar tidak terjadi kenaikan harga pada tujuh hari sebelum Idulfitri.
“Pemerintah kota harus menjamin pengendalian stok kebutuhan pokok, termasuk pangan benar-benar terjaga menjelang lebaran,” ungkapnya.
Untuk Itu, ketersediaan stok kebutuhan pokok sangat penting agar tidak terjadi kenaikan harga di pasaran mengingat menjelang hari lebaran terjadi kenaikan permintaan berbagai kebutuhan masyarakat.
“Harga menjadi mahal itu karena stok tidak ada, sementara permintaan sangat besar. Kondisi itu biasa yang memainkan mafia pangan,” jelasnya
Ia berharap, Pemkot Ambon berkoordinasi dengan pihak Bulog agar seluruh persediaan komoditas pangan mampu memenuhi permintaan.
“Pemkot melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, diharapkan menurunkan tim teknis untuk memantau seluruh stok bahan pangan baik di gudang-gudang, pedagang pengumpul hingga ke seluruh pedagang tersebar di seluruh pasar tradisional,” Jelasnya.
Selain ketersediaan stok tambah Pattiasina, hal terpenting lainnya adalah keamanan pangan, karena bagaimanapun masyarakat ingin barang yang mereka konsumsi aman, (BN-05)





