PNM Tanam 500 Pohon, Perkuat GARTAG dan Ruang Hijau Kota Ambon

IMG 1660

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melaksanakan aksi penanaman 500 pohon di sejumlah kawasan dalam Kota Ambon, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program Gerakan Tanam Gadihu (GARTAG) yang tengah digalakkan Pemerintah Kota Ambon.

Sebanyak 500 pohon yang terdiri dari pohon peneduh dan pohon Gadihu ditanam di sejumlah titik strategis dalam kota. Program tersebut bertujuan menambah ruang terbuka hijau, meningkatkan keteduhan kawasan perkotaan, sekaligus memperkuat fungsi ekologis lingkungan melalui penyerapan polusi udara dan pencegahan erosi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries B. Gaspersz, saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Rabu pagi, menyampaikan apresiasi kepada PNM yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung program penghijauan di Kota Ambon.

Menurut Gaspersz, langkah yang dilakukan PNM sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan yang saat ini terus didorong Pemerintah Kota Ambon, terutama melalui program GARTAG yang menitikberatkan pada pelestarian pohon endemik dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

“Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi kepada PNM atas kontribusinya melalui penanaman 500 pohon ini. Kegiatan ini sangat mendukung upaya pemerintah dalam memperluas ruang terbuka hijau sekaligus mendukung Gerakan Tanam Gadihu yang saat ini terus kami galakkan,” ujar Gaspersz.

Ia menjelaskan, pohon Gadihu dipilih karena merupakan salah satu spesies lokal yang memiliki nilai ekologis dan kultural bagi masyarakat Maluku. Selain berfungsi menjaga keseimbangan lingkungan, pohon tersebut juga menjadi bagian dari identitas daerah yang perlu dilestarikan.

“Penanaman pohon Gadihu tidak hanya berbicara tentang penghijauan, tetapi juga tentang menjaga warisan lingkungan dan kearifan lokal yang dimiliki Maluku. Karena itu, kami sangat mendukung keterlibatan berbagai pihak dalam program ini,” tambahnya.

Gaspersz menilai kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah menjadi faktor penting dalam mewujudkan Ambon sebagai kota yang lebih hijau, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. Ia menyebut kegiatan tersebut juga selaras dengan tema HUT ke-451 Kota Ambon, yakni “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

Lebih lanjut, DLHP berharap aksi yang dilakukan PNM dapat menjadi contoh bagi komunitas, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, maupun perusahaan lainnya untuk turut mengambil bagian dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam. Keberhasilan program penghijauan tidak hanya terletak pada proses penanaman, tetapi juga bagaimana pohon-pohon tersebut dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” tandasnya.

Melalui aksi penanaman 500 pohon ini, PNM tidak hanya memperingati hari jadinya, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan kota yang berkelanjutan. Program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kualitas udara, kenyamanan ruang publik, serta keberlanjutan ekosistem perkotaan di Kota Ambon. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan