Wattimena: Tangani Kebakaran Di Rijali, Pemkot Ambon Lakukan Tanggap Darurat

Wattimena Tanggap Kebakaran
Wattimena: Pemkot Ambon Akan Segera Lakukan Tindakan Tanggap Darurat Tangani Masalah Kebakaran ini

Ambon, Bedahnusantara.com: Kebakaran hebat melanda kawasan pasar mardika, lebih tepatnya di Kawasan Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Insiden ini terjadi di di lokasi yang dikenal dengan sebutan Lorong Tahu, yakni salah satu kawasan padat penduduk di Kota ini.

Bacaan Lainnya

Kebakaran ini mengakibatkan satu warga atas nama Efer Masela meninggal dunia, diduga karena terpanggang api, bahkan satu lagi warga yang belum diketahui identitasnya pun harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat pertolongan medis akibat luka bakar pada lengannya.

Dalam kejadian ini dipastikan sebanyak 100 rumah warga jadi santapan si jago merah, bahkan perpustakaan Kantor Kelurahan Rijali pun tidak luput dari jilatan api.

Kronologis kejadian kebakaran hebat di K0ta Ambon jelang pergantian tahun ini bermula saat api yang berasal dari salah satu rumah kost di Wilayah Administrasi RT.004 / RW.002 dan menyebar ke seluruh kawasan RT.002 dan RW.001, Kelurahan Rijali, Sirimau Kota Ambon.

Belum diketahui pasti penyebab utama dari kejadian tersebut, namun diketahui saat kejadian kebakaran di waktu pagi buta yakni sekitar pukul pukul 03.30 hingga pukul 08.00 WIT.

Menyikapi insiden tersebut, Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, yang turun ke lokasi kejadian menjelaskan; pemerintah Kota Ambon bakal mengambil langkah tanggap darurat kepada para korban, yang didahului dengan pendataan.

“ Pemerintah Kota Ambon tentunya akan mengambil langkah tanggap darurat dan kini sudah melakukan proses pendataan khusus untuk warga Kota Ambon yang terkena dampak.” tegasnya.

Terkait korban yang meninggal, kepada wartawan, Wattimena pun mengakui hal tersebut, dan termasuk satu warga yang juga terkena luka bakar dan sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Ketika disinggung soal keresahan warga akibat dari keterlambatan pihak Pemadam Kebakaran untuk tiba di lokasi kejadian, Wattimena menegaskan hal itu tidak benar, karena setelah pihak Damkar menerima laporan langsung menuju ke lokasi.

“ Itu tidak benar, Damkar Kota Ambon selalu siap, soal keterlambatan dalam melakukan pemadaman tentunya harus dipahami terkait areal lintasan atau jalan,” singkatnya.
Atas hal tersebut, dirinya meminta semua pihak untuk turut serta dalam melihat kondisi yang ada termasuk persoalan korban bencana kebakaran, sehingga mereka bisa merasakan keadilan.

Dirinya pun pada kesempatan yang sama memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah banyak membantu, lebih khhsus pihak aparat kepolisian dan TNI yang begitu cepat mengambil langkah terkait insiden yang menimbulkan kerugian ini. (BN-03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan