Editor : Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Suara lirih namun penuh harapan datang dari Halidja, seorang warga sederhana di kawasan Pasar Gambus, Kota Ambon., Kamis (23/10/2025), ia menyampaikan keluhannya tentang kondisi hidup yang kian sulit akibat tidak memiliki tempat tinggal tetap.
Dengan wajah yang tampak lelah namun tetap tegar, Halidja menuturkan kisahnya kepada wartawan Bedahnusnatara.com . Ia mengaku harus keluar dari tempat tinggal lamanya dan kini tinggal di kost-kost bersama anak-anaknya. Namun, keterbatasan ekonomi membuatnya kesulitan untuk terus membayar sewa tempat tinggal.
“Karena kita keluar ini, kita setengah mati. Kita kost, tapi tidak mampu bayar kost. Kita dengan anak-anak banyak. Kalau bisa Pak Wali perhatikan kita yang merupakan warga di belakang kota ini. Kasihan bagaimana, kalau bisa kita dapat lahan,” tutur Halidja dengan suara bergetar.
Halidja tidak menuntut bantuan berupa rumah gratis, tetapi berharap pemerintah dapat memberikan solusi berupa lahan tempat mereka bisa membangun rumah secara mandiri.
“Saya harap pemerintah memberikan rumah susun untuk kami, biar nanti kami bayar,” tambahnya.
Permintaan sederhana itu mencerminkan realitas yang dihadapi banyak warga kecil di Ambon. Di tengah pertumbuhan kota yang pesat, masih ada masyarakat yang berjuang untuk mendapatkan tempat tinggal layak. Harga sewa rumah dan lahan yang semakin tinggi membuat mereka semakin terdesak ke pinggiran.
Halidja juga berharap agar Pemerintah Kota Ambon tidak menutup mata terhadap kondisi warga kecil yang hidup di sekitar kawasan Pasar Gambus dan wilayah belakang kota. Menurutnya, banyak keluarga yang mengalami nasib serupa—hidup dalam ketidakpastian tanpa tempat tinggal tetap, namun tetap berusaha untuk tidak menjadi beban pemerintah.
“Kita tidak mau menyusahkan siapa-siapa, cuma kalau bisa kita di kasih kesempatan dapat lahan, kita bisa kerja sendiri. Kita pun bisa bayar sedikit-sedikit,” ujarnya penuh harap.
Kisah seperti Halidja menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap pembangunan kota, masih ada warga yang menanti perhatian dan kebijakan berpihak dari pemerintah. Ia mewakili suara masyarakat kecil yang berharap agar keadilan sosial tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Masyarakat sekitar Pasar Gambus pun mendukung seruan Halidja. Mereka berharap Pemerintah Kota Ambon, melalui Wali Kota dan dinas terkait, dapat turun langsung meninjau kondisi warga di kawasan tersebut, mencari solusi konkret agar tidak ada lagi warga yang harus hidup tanpa tempat tinggal layak. (BN Grace)





