Noach Soroti Rangkap Tugas Guru di Sekolah Siwalima

IMG 1661
Screenshot

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Yan Zamora Noach meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, untuk segera menambah tenaga pengelola asrama di Sekolah Siwalima Ambon.

Menurutnya, selama ini para guru harus menjalankan tugas ganda, sebab selain bertugas mengajar, mereka juga turut bertanggung jawab mengawasi dan mengelola kehidupan siswa di asrama.

Pernyataan tersebut disampaikan Noach, saat dihubungi dari Ambon, Selasa (2/6/2026), setelah Komisi IV DPRD Provinsi Maluku melakukan pengawasan langsung terhadap kondisi Sekolah Siwalima dan asrama siswa beberapa waktu lalu.

Dari hasil pengawasan tersebut, ditemukan sejumlah permasalahan yang masih memerlukan perhatian pemerintah, baik menyangkut manajemen pengelolaan asrama maupun kondisi fasilitas pendukungnya.

“Para guru tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga harus mengurus kegiatan di asrama hingga malam hari. Padahal, keesokan paginya mereka harus kembali melaksanakan tugas utama mengajar,” tegas Noach.

Menurut Noach, kondisi tersebut terjadi karena hingga saat ini belum tersedia tenaga pengelola asrama, yang secara khusus ditugaskan menangani aktivitas, dan kebutuhan siswa di lingkungan tempat tinggal mereka.

Akibatnya, tanggung jawab yang seharusnya menjadi ranah pengelola asrama turut terbebani kepada para tenaga pendidik.

Ia menilai, situasi ini perlu segera dibenahi karena dikhawatirkan dapat menurunkan efektivitas proses belajar mengajar. G

uru yang harus mendampingi siswa hingga larut malam tentu membutuhkan waktu istirahat yang cukup, agar tetap bugar dan maksimal saat mengajar di keesokan harinya.

“Apabila seluruh tanggung jawab dibebankan kepada guru, tentu hal itu akan terasa sangat berat. Mereka memiliki tugas utama sebagai tenaga pendidik, sehingga diperlukan dukungan sumber daya manusia yang memadai, untuk menangani pengelolaan asrama secara khusus,” ujarnya.

Selain permasalahan di bidang sumber daya manusia, Komisi IV DPRD Provinsi Maluku juga menemukan sejumlah fasilitas asrama yang memerlukan perhatian.

Beberapa sarana, terutama kamar mandi dan toilet, dinilai perlu direhabilitasi guna meningkatkan kenyamanan para siswa yang tinggal di asrama.

Meski demikian, Noach menyampaikan apresiasi atas adanya perbaikan pada layanan air bersih, yang sebelumnya sempat menjadi keluhan utama.

Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan, pemenuhan kebutuhan air bersih di lingkungan asrama kini sudah jauh lebih baik, dibandingkan kondisi sebelumnya.

“Persoalan air bersih yang dahulu sering dikeluhkan sudah mengalami perbaikan yang signifikan. Hal ini tentu harus terus dipertahankan. Namun demikian, masih terdapat fasilitas lain yang perlu dibenahi agar kondisi asrama semakin layak digunakan,” katanya.

Noach berharap, pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran secara bertahap untuk memperbaiki berbagai fasilitas yang mengalami kerusakan.

Menurutnya, kualitas sarana dan prasarana asrama memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung proses pendidikan. Mengingat, sebagian besar siswa Sekolah Siwalima menjalani seluruh aktivitas kesehariannya di lingkungan tersebut.

Ia juga menegaskan, bahwa penguatan sistem pengelolaan asrama harus menjadi perhatian serius pemerintah, agar para guru dapat lebih fokus melaksanakan tugas akademiknya, sementara pembinaan dan pengawasan kehidupan siswa di asrama ditangani oleh tenaga, yang memang disiapkan secara khusus untuk tugas tersebut.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah dukungan dari pemerintah, baik berupa penyediaan anggaran maupun penambahan tenaga pengelola. Dengan demikian, guru dapat lebih fokus mengemban tugas mendidik, sementara siswa pun akan memperoleh pelayanan yang lebih baik selama tinggal di asrama,” tandas Noach. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan