Editor : Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Kabar bahagia datang dari Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon. Desa yang dikenal dengan alam subur dan kearifan tradisinya ini berhasil meraih Juara 1 Wilayah Regional Timur dalam Program Nasional Pangan Aman Tahun 2025.
Menariknya, Negeri Rutong tidak mengikuti lomba secara langsung, melainkan di seleksi oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ambon dan BPOM Provinsi Maluku sebagai kandidat mewakili daerah ke tingkat nasional.
Setelah melalui tahapan verifikasi dan penilaian ketat oleh tim penilai nasional dari BPOM RI, Rutong akhirnya dinobatkan sebagai desa terbaik dalam penerapan program pangan aman berbasis masyarakat.
Kabar kemenangan tersebut diterima langsung oleh Raja Negeri Rutong, Reza Maspaitella, saat menghadiri acara puncak BPOM di Jakarta.
Ia mengaku terharu dan bangga karena penghargaan ini menjadi bukti nyata kerja keras dan sinergi masyarakat dalam menjaga kualitas pangan di tingkat lokal.
“Beta baru tahu kalau katong menang saat acara BPOM Pusat di Jakarta. Ini bukan hasil lomba, tapi hasil penilaian langsung dari pusat berdasarkan seleksi dan pendampingan yang dilakukan oleh BPOM Ambon dan BPOM Maluku. Semua ini berkat kerja bersama masyarakat Negeri Rutong,” ujar Reza Maspaitella saat di wawancarai via WhatsApp, Selasa (21/10/2025)
Ia menambahkan, semangat masyarakat dalam mengelola pangan yang aman dan sehat berakar dari kearifan lokal yang diwariskan leluhur. Prinsip menjaga alam, mengolah pangan secara alami, dan saling berbagi hasil bumi menjadi bagian dari identitas Budaya Negeri Rutong.
“Rutong tidak hanya bicara pangan aman, tapi juga bicara bagaimana hidup selaras dengan alam dan budaya. Dari tanah leluhur, lahir semangat menjaga kehidupan,” tambahnya.
Keberhasilan Negeri Rutong tidak lepas dari sistem pengelolaan pangan yang sederhana namun efektif. Warga dilibatkan aktif dalam pengawasan pangan rumah tangga, pengolahan hasil bumi yang Higienis, dan sosialisasi tentang keamanan pangan di lingkungan sekolah serta rumah ibadah.
BPOM Ambon bersama Pemerintah Kota Ambon secara konsisten memberikan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat Negeri Rutong hingga akhirnya dinilai layak menjadi perwakilan Maluku di tingkat Nasional.
“Negeri Rutong adalah contoh bagaimana program pangan aman dapat tumbuh dari bawah, dari masyarakat yang sadar akan pentingnya hidup sehat dan menjaga alam,” ujarnya
Dalam momen penerimaan penghargaan di Jakarta, perwakilan Negeri Rutong membacakan pantun kemenangan yang menjadi simbol filosofi masyarakat negeri tersebut:
Sagu tumbuh di tanah leluhur, Dari alam lahir berkat dan daya. Negeri Rutong bersinergi menjaga sumber, Pangan sehat dan aman kuatkan Negeri Rutong, Bangsa, dan Budaya.
Pantun ini menggambarkan semangat masyarakat Negeri Rutong yang memandang pangan bukan hanya kebutuhan jasmani, tetapi juga manifestasi nilai Budaya, Spiritualitas, dan kebersamaan.
Raja Reza Maspaitella menutup dengan pesan penuh makna:
“Ini kemenangan yang lahir dari hati dan kerja keras bersama. Kami persembahkan prestasi ini untuk Kota Ambon, Maluku, dan Indonesia. Negeri Rutong kecil, tapi semangatnya besar — dari timur, untuk Nusantara.”
Prestasi ini menegaskan bahwa Negeri Rutong bukan sekadar penerima penghargaan, melainkan contoh hidup dari semangat pangan aman berbasis masyarakat dan budaya lokal. (BN Grace)





