![]() |
| Pelantikan Pengurus PMII |
Langgur, Bedah Nusantara.com: Pemerintah daerah, menaruh harapan bagi PMII agar organisasi mahasiswa Islam terbesar di Indonesia itu dapat menciptakan kader-kader yang menempatkan diri sebagai agen perubahan bagi daerah.
Hal tersebut diungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Malra, Petrus Beruatwarin saat membawakan sambutan Bupati Malra, Anderias Rentanubun dalam acara pelantikan dan rapat kerja PMII Cabang Malra yang berlangsung di aula kantor Bupati, Sabtu (25/4).
Kepengurusan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonnesia (PMII) Kabupaten Maluku Tenggara yang dipimpin Ketua, Lahoy Yeubun dan Lukman Wally dan Sekretaris untuk masa periode 2015-2016 dikukuhkan oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (Sekjen PB) PMII, Abdul Haris Wally.
Pengukuhan terhadap kepengurusan PMII Malra yang dirangkai rapat kerja itu setelah Januari lalu terpilih melalui konferensi cabang (Konfercab) .
Kehadiran kepengursan PMII mendapatkan apresiasi dari pemerintah kabupaten Malra yang menilai organisasi mahasiswa islam terbesar di Indonesia itu turut memberikan kontribusi bagi daerah.
“Kami berharap PMII mampu menyiapkan kader-kader yang memiliki kemampuan melihat, menganalisa tantangan bangsa, negara dan daerah tercinta, saya percaya orang yang cerdas adalah orang yang mampu merubah tantangan menjadi peluang,
Lanjut Kata Sekda, Pemerintah Daerah mengharapkan melalui pengukuhan kepengurusan PMII dapat membangun sinergitas dengan pemda dan organisasi kepemudaan lain untuk menjadi pembaharu di bumi larwul ngabal serta mengharapkan rapat kerja dapat menghasilkan program yang menjawab kebutuhan daerah.
“saya berharap melalui rapat kerja dapat menghasilkan program cabang serta dapat pula menjawab kebutuhan daerah,” harapnya.
Sementara itu Sekjen PB PMII, Abdul Haris Wally memberikan apresiasi kepada pemkab Malra yang dinilai sangat memperhatikan organiasi mahasiswa dan kepemudaan di daerah tersebut.
Betapa tidak, kata Wally, selama melakukan pelantikan baru kali ini pengurus PMII dilantik menggunakan aula kantor Bupati dan dihadiri pejabat daerah.
“Kami patut memberikan apresiasi bagi pemkab Malra yang begitu perhatian bagi PMII, karena itu saya meminta kepada pemda untuk memberikan teguran bagi PMII dalam konteks anak dan orang tua, apabila memang benar-benar dalam menjalankan organisasi melakukan kesalahan,” tutupnya. (BN-06)






