Maluku, Bedahnusantara.com: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku melaksanakan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) pada tanggal 30 November 2022.
Kegiatan yang bertajuk “Sinergi dan Inovasi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Menuju Indonesia Maju,” ini juga dilaksanakan ditingkat nasional di Jakarta Convention Center Jakarta yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo.
Kegiatan PTBI Provinsi Maluku dilaksanakan di Hotel Santika dengan dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Maluku dan Pj. Walikota Kota Ambon serta Forkopimda Provinsi Maluku.
Dalam kesempatannya, Sekda Provinsi Maluku menyampaikan arahan Gubernur Maluku bahwa pentingnya melanjutkan sinergi dalam upaya pengendalian inflasi agar realisasi target inflasi TPID Provinsi Maluku dapat tercapai melalui koridor Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Maluku.
Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk turut aktif mengembangkan sektor industri-industri baru, dan juga UMUM dan meningkatkan produksi bahan pangan pokok lokal, untuk mengurangi ketergantungan kepada daerah lain.
Tidak lupa pula Pemerintah Daerah mengajak seluruh stakeholders untuk mendorong akselerasi digitalisasi dan Elektronivikasi Transaksi Pemerintah Daerah, khususnya melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Maluku melalui kegiatan High Level Meeting Pemerintah Provinsi Maluku, workshop dan FGD (Focus Grup Discussion).
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku melalui Deputi Kepala Perwakilan menyampaikan bahwa prakiraan ekonomi Maluku akan tumbuh positif sebesar 4,73% (yoy) – 5,53% (yoy) secara keseluruhan tahun 2022.
Hal ini didukung oleh 3 komponen utamanya sejalan dengan tren pemulihan ekonomi yang meningkatkan aktivitas belanja masyarakat, realisasi belanja pemerintah, dan aktivitas produksi komoditas pangan lokal dari sisi permintaan.
Sedangkan dari sisi penawaran, kinerja PDRB selama tahun 2022 diprakirakan juga akan didukung oleh kinerja 3 Lapangan Usaha (LU) utamanya yang umumnya didorong oleh tetap kuatnya produksi sektor pertanian/perikanan, tumbuhnya aktivitas operasional pemda yang bersifat luring, dan kenaikan aktivitas perdagangan sejalan dengan mobilitas manusia yang meningkat.
Dengan perkembangan yang menujukan trend positif, maka kami memandang perekonomian Maluku di tahun 2023 mampu tumbuh dalam rentang 4,55% (yoy) – 5,35% (yoy) dengan potensi kenaikan di atas target yang cukup tinggi.
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) merupakan kegiatan rutin tahunan Bank Indonesia (BI) yang dilakukan untuk mengkomunikasikan stance kebijakan BI ke depan.
Pada kegiatan ini, BI mengundang stakeholders dari berbagai kementerian/lembaga terkait maupun stakeholders lainnya dalam menyampaikan optimisme serta perkembangan perekonomian pada tahun berikutnya.
Kegiatan ini ditutup dengan pemberian penghargaan kepada tiga belas stakeholder Bank Indonesia yang aktif dalam mendukung pencapaian tugas dan fungsi Bank Indonesia khususnya di wilayah Maluku. (BN-02)





