Arogan dan Otoriter, Kepsek SD 90 Ambon Ubah Fasilitas Sekolah Jadi Fasilitas Pribadi dan Keluarga

Hitam dan Merah Muda Sederhana Berita Terkini Kiriman Facebook 1

Editor : Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Guru sejak dahulu telah dikenal sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, yang merupakan bentuk dari sebuah pengabdian yang tulus dan Ikhlas dalam mencerdaskan kehidupan Bangsa dan Negara.

Bacaan Lainnya

Begitu mulianya pengabdian dan perjuangan seorang guru, telah menjadi hal yang tidak dapat dinilai dengan apapun atau bahkan di sandingkan dengan Harga berapapun.

Akan tetapi nampaknya Gelar Pahlawan Tanpa Tanda Jasa ini, tidak layak dan tidak cocok di berikan kepada seorang Rizal,S.Pd (NIP.198706012009041001) yang merupakan Kepala Sekolah SD Negeri 90 Ambon, yang terletak di Jln.Gunung Nona Raya, No.1, Desa Wayame Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Hal tersebut dikarenakan yang bersangkutan tidak menunjukan sikap dan teladan yang layaknya seorang Guru maupun seorang pemimpin pada Lembaga Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Negeri 90 Ambon. Sebab selain pernah terlibat dalam tindakan kekerasan terhadap tiga orang siswa nya, hingga berujung pelaporan secara hukum ke Polsek, Ketika yang bersangkutan masih menjalankan tugas pokoknya sebagai seorang guru atau pengajar.

Namun kini, Ketika yang bersangkutan (Rizal,S.Pd) di angkat menjadi Kepala Sekolah di SD Negeri 90 Ambon, ternyata sikap dan watak asli dari sang Kepsek ini makin terlihat jelas, sebab selain di duga juga memiliki sikap otoriter dan tidak pernah mau di koreksi. Rizal,S.Pd sang Kepsek, dengan otoriter dan arogansinya mengubah semua hal yang ada di Lembaga Pendidikan SD Negeri 90 Ambon seperti miliknya sendiri.

Berdasarkan fakta yang berhasil di himpun media Bedahnusantara.com, Kepsek Rizal,S.Pd telah dengan sepihak melakukan pengambil alihan segala fasilitas Lembaga SD Negeri 90 Ambon, untuk kemudian di Kelola atau dipergunakan oleh yang bersangkutan, menjadi fasilitas pribadi atau guna memenuhi kepentingan pribadi dan keluarganya, dan bukan untuk kepentingan Dunia Pendidikan di Sekolah SD Negeri 90 Ambon.

Sejumlah fakta yang nyata adalah bahwa sang Kepsek Rizal,S.Pd, dengan secara sadar dan penuh otoriter adalah dengan sepihak Rizal,S.Pd mempergunakan fasilitas sekolah untuk mencari keuntungan diri senidri dengan tujuan bisnis untuk mendapatkan uang. yakni dengan mempergunakan fasilitas Wifi Sekolah, ruangan kelas, serta di duga juga Chromebook sekolah, yang adalah laptop yang menggunakan sistem operasi Chrome OS. Chromebook dirancang untuk membantu menyelesaikan berbagai aktivitas secara cepat dan mudah.

Tidak hanya itu saja sang Kepsek Rizal, S.Pd bahkan melakukan aktivitas Ilegal nya ini disaat sekolah telah usai ber-aktivitas dan tidak jarang di lakukan pada malam hari-hingga larut malam, Bersama dengan sejumlah kawan-kawan sang kepsek yang di sinyalir berasal dari sekolah lain hingga teman-teman komunitasnya di kelompok Guru Penggerak.

Hal ini kemudian menjadi buah bibir di kalangan orang tua murid dan masyarakat sekitar lingkungan sekolah SD Negeri 90 Ambon, yang menjadi saksi dari aksi tidak ber-etika dan menyebabkan keresahan pada masyarakat sekitar sekolah SD Negeri 90 Ambon.

Bahkan, diduga guna melancarkan aksi Ilegal dan bisnis siluman sang Kepsek tersebut, Rizal,S.Pd Ketika menjadi kepala sekolah, kemudian melakukan Langkah pengambilan semua kunci baik kunci ruang guru, ruang kantor, ruang kelas, dan ruangan lainnya yang ada di sekolah termasuk kunci pagar sekolah dari sang penjaga sekolah.

Tindakan ini, dilakukan oleh sang kepsek Rizal,S.Pd ini, dengan berdalih bahwa kewenangan memegang kunci-kunci semua fasilitas sekolah ada di tangan Kepala Sekolah, dan hal ini dilakukannya dengan dalil untuk mencegah jangan sampai terjadi pencurian, pengrusakan atau kejahatan lainnya di lingkungan sekolah.

Padahal dalam fakta nya, hal ini diduga sengaja di lakukan oleh sang Kepsek Rizal,S.Pd, guna memuluskan dan makin mempermudah aksi-aksi Ilegal dan bisnis siluman yang ditujukan untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan mempergunakan fasilitias Negera yang ada pada Lembaga Pendidikan SD Negeri 90 Ambon.

Tidak sampai di situ saja, sang Kepsek Rizal,S.Pd bahkan dengan sepihak dan arogansinya mengubah ruang guru dan kantor menjadi seperti ruang tamu dan ruang keluarga miliknya, dengan membiarkan anak-anaknya mempergunakan fasilitas sekolah baik itu Wifi, dan TV layaknya milik pribadi, yang menyebabkan sehingga ruang guru dan kantor telah beralih fungsi menjadi ruang keluarga milik sang Kepsek Rizal,S.Pd.

Perbuatan ini, kemudian berdampak sangat besar bagi para guru, staf dan perangkat sekolah lainnya, sebab ketika para guru dan para staf sekolah hendak ber-aktivitas di ruangan tersebut, kemudian menjadi terganggu akibat ulah dari anak-anak sang Kepsek Rizal,S.Pd, yang dengan sesuka hati bertindak dalam ruang guru dan kantor sekolah, sebab mereka telah menganggap fasilitas tersebut adalah milik keluarganya.

” Kami jenuh dan kesal, sebab seringkali kami bertanya pada guru-guru, kenapa bapa ibu donk tidak rapat di ruang guru lagi, apa karena ruang guru sudah jadi hotel dan ruang keluarga pa Kepsek ya?, karena anak-anak pa kepsek bisa dengan santai Nonton TV sambil angkat kaki, bahkan tidur-tiduran dan main Hp pakai WiFi sekolah, bahkan kami juga pernah kedapatan anak-anak pa Kepsek Rizal,S.Pd, tidur siang di atas Sofa dan kursi ruang kantor dan ruang guru, padahal itu fasilitas sekolah,” Ungkap sejumlah orang tua murid kepada Media Bedahnusantara.com.

Padahal, lanjut mereka, dia Kepsek Rizal,S.Pd, punya rumah dinas, punya tempat tinggal yang sudah di sediakan oleh Pemerintah bagi dia dan keluarganya, akan tetapi mengapa dia pakai Fasilitas Sekolah untuk dia kepentingan pribadi.

” Dia memang dari awal seng tahu malu, dan tidak pantas jadi guru, apa lagi kepala sekolah, balom jadi Kepsek saja dia pukul siswa hingga orang tua murid lapor di Polsek dan dia bikin surat pernyataan, sampai akan viral di media, tapi anehnya dia diangkat jadi Kepsek di sekolah ini,” Ungkap orang tua murid kesal.

Kami, tembah mereka, bahkan pernah menyuarakan penolakan untuk dia Rizal,S.Pd, menjadi guru dan apa lagi kepala sekolah di sekolah SD Negeri 90 Ambon ini, ” Sebab sejak semula sikap dan tindakan dia (Rizal,S.Pd) tidak layak di sebut sebagai guru, dan kini abis dia jadi Kepsek dia bikin sekolah ikut dia punya suka-suka, dan seolah seng ada yang berani tegur dia. Sebab katanya dia punya orang kuat di Dinas dan Kantor Walikota Ambon,” Tegas para wali murid.

Hingga berita ini di publikasi, baik Kepsek dan pihak Dinas Pendidikan Kota Ambon, belum ada yang memberikan komentar dan tanggapannya. (BN-03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan