Wali Kota Ambon Dorong Kolaborasi Benahi Persoalan Jalan dan Transportasi

IMG 4929 scaled

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus peduli terhadap kondisi jalan, transportasi, serta berbagai aktivitas sosial masyarakat di Provinsi Maluku.

Komitmen tersebut disampaikan dalam sambutan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena yang dibacakan Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette pada kegiatan di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Selasa (15/9/2026).

Dalam sambutan tersebut, Wali Kota menyampaikan bahwa dinamika pembangunan dan pertumbuhan aktivitas masyarakat saat ini berdampak pada semakin meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur jalan dan sistem transportasi yang aman dan memadai.

Iklan Bedah Nusantara 1
Iklan Bedah Nusantara 2
Iklan Bedah Nusantara 3

advertisement

Persoalan transportasi, menurutnya, tidak dapat dilihat hanya dari aspek pembangunan jalan. Di dalamnya terdapat berbagai persoalan yang bersifat multidimensi, mulai dari mobilitas masyarakat, keamanan, aktivitas ekonomi, hingga berbagai kepentingan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Karena itu, penyelesaiannya membutuhkan perspektif dan komitmen bersama melalui kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, kepolisian, aparat penegak hukum, dunia industri, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

“Tujuan kita adalah mencari solusi bersama,” demikian salah satu pokok sambutan Wali Kota yang dibacakan Robby.

Ia menekankan pentingnya mengidentifikasi persoalan yang benar-benar dihadapi masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi jalan dan transportasi.

Aspirasi tersebut selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan dalam perumusan program dan kebijakan pemerintah, sehingga penanganan persoalan transportasi tidak bersifat parsial, tetapi dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

Melalui program yang akan dijalankan pada 2026, pemerintah juga didorong untuk membangun mekanisme yang jelas, mulai dari pemetaan tantangan, perumusan solusi, pelaksanaan program hingga sistem pelaporan.

Langkah tersebut diharapkan menjadi awal untuk memperkuat sistem transportasi di Kota Ambon dan Maluku secara keseluruhan, sekaligus membantu menciptakan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Pemerintah Kota Ambon menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menjawab persoalan transportasi yang semakin kompleks, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur jalan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan