Wagub Maluku Tegaskan AM Sangaji Kembali Diperjuangkan Jadi Pahlawan Nasional

25a27128 c27b 41a1 b789 92af05790751

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com:Pemerintah Provinsi Maluku memastikan perjuangan menjadikan Abdul Muthalib Sangaji (AM Sangaji) sebagai Pahlawan Nasional tidak akan berhenti. Pemprov Maluku bahkan akan kembali menelusuri dokumen pengusulan sebelumnya dan mengajukan kembali nama tokoh perjuangan asal Maluku tersebut.

Penegasan itu disampaikan Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath saat merespons aspirasi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangaji yang meminta pemerintah memperjuangkan AM Sangaji agar ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, dalam rangkaian pembukaan Festival Victori pada Senin (7/9/2026) lalu.

Abdullah mengatakan, pemerintah selalu membuka ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyampaikan aspirasi terkait berbagai persoalan pembangunan maupun sejarah perjuangan tokoh-tokoh Maluku.

Iklan Bedah Nusantara 1
Iklan Bedah Nusantara 2
Iklan Bedah Nusantara 3

advertisement

Ia menegaskan, perjuangan AM Sangaji bukan hanya menjadi kepentingan kelompok tertentu, melainkan perjuangan seluruh masyarakat Maluku.

“Pemerintah selalu membuka diri untuk menerima aspirasi. Perjuangan tokoh Maluku Abdul Muthalib Sangaji sebagai Pahlawan Nasional diperjuangkan oleh seluruh masyarakat Maluku,” kata Abdullah.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Maluku sebelumnya telah mengusulkan AM Sangaji untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional asal Maluku. Namun, usulan tersebut belum berhasil sampai pada penetapan.

Abdullah menjelaskan, salah satu kemungkinan yang memengaruhi proses tersebut adalah adanya perubahan kelembagaan pemerintah pusat dalam mekanisme pengusulan Pahlawan Nasional.

“Pemerintah Provinsi Maluku melalui gubernur sebelumnya telah mengusulkan apa yang diperjuangkan oleh adik-adik dan masyarakat Maluku, namun belum terwujud,” ujarnya.

Ia menyebut, selama ini proses pengusulan Pahlawan Nasional banyak berkaitan dengan Kementerian Sosial. Namun, sejak terbentuknya Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada 2024, terdapat perubahan dalam penanganan dan pengusulan terkait tokoh-tokoh yang akan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

“Bisa jadi karena dulu masalah Pahlawan Nasional biasanya diurus melalui Kementerian Sosial. Tetapi sejak tahun 2024 lahirlah Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia yang juga mengusulkan tentang Pahlawan Nasional. Mungkin saja transisi itulah yang mengakibatkan perjuangan itu belum berhasil,” jelasnya.

Karena itu, Abdullah memastikan Pemprov Maluku akan kembali membuka dan memeriksa seluruh dokumen pengusulan AM Sangaji yang pernah diajukan sebelumnya.

Ia menyatakan akan segera melaporkan aspirasi mahasiswa tersebut kepada Gubernur Maluku untuk selanjutnya dibahas kembali bersama pemerintah daerah.

“Setelah menerima aspirasi ini, besok saya akan laporkan kepada Bapak Gubernur untuk kita rapat ulang lagi. Kita cari dokumen yang sudah diusulkan, kita usulkan lagi,” tegas Abdullah.

Ia berharap, pengusulan kembali tersebut dapat membuka jalan bagi AM Sangaji untuk memperoleh pengakuan sebagai Pahlawan Nasional asal Maluku.

“Kita usulkan lagi agar Abdul Muthalib Sangaji almarhum bisa ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional asal Maluku,” katanya.

Abdullah juga menilai penggunaan nama Abdul Muthalib Sangaji pada Universitas Islam Negeri (UIN) AM Sangaji menjadi salah satu bentuk pengakuan penting terhadap kiprah dan perjuangan tokoh tersebut.

“Sebagai catatan permulaan, bahwa UIN AM Sangaji atau Universitas Islam Negeri AM Sangaji menggunakan nama AM Sangaji itu adalah pengakuan negara. Berarti itu adalah langkah awal,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abdullah juga menyebut telah berkoordinasi dengan Panglima Kodam XV/Pattimura untuk bersama-sama mendukung perjuangan pengusulan AM Sangaji sebagai Pahlawan Nasional.

“Tadi saya sudah berkoordinasi dengan beliau untuk sama-sama kita perjuangkan apa yang diperjuangkan oleh adik-adik kita tadi,” tandasnya.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa UIN Abdul Muthalib Sangaji menyampaikan aspirasi kepada pemerintah agar perjuangan menetapkan AM Sangaji sebagai Pahlawan Nasional kembali mendapat perhatian serius.

Mereka turut menyerahkan buku yang memuat sejarah dan perjuangan AM Sangaji sebagai bagian dari penguatan aspirasi tersebut. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan