Ambon, Bedahnusantara.com: Terkait persoalan simpang siurnya informasi di media masa dan media sosial bertalian dengan proses penyaluran bantuan sosial dan yang lainnya, yang dilakukan pada tingkatan RT dan RW yang kemudian mendapat beragam tanggapan masyarakat.
![]() |
| Satgas GALADIKA: Berhentilah Saling Menyalahkan, Mari Kita Saling Membantu Mencegah Lapar Diantara Kita |
Saya dalam hal ini selaku Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Partisipasi Rakyat Desa (PARADE) Provinsi Maluku, berpendapat bahwa, marilah kita jangan saling menyalahkan, bahkan jangan juga kita menyalahkan ketua-ketua RT atau siapapun. sebab, dalam kondisi seperti ini tentunya, semua orang sedang berada dalam kondisi sangat membutuhkan bantuan.
” Sebab pada kenyataanya, semua pihak memerlukan uluran tangan dari semua kita, dan bukan hanya tukang becak, ojek, penyapu jalan,sopir angkot, dan pekerja informal lainnya. Akan tetapi bansos ini dibutuhkan oleh semua elemen masyarakat Maluku, Hal ini dikarenakan semua kita mendapat dampak dari pandemi Corona Virus ini,” Ungkap Jhon Labobar Sektretaris LSM PARADE kepada Media ini di Ambon.
Dikatakannya, menyikapi dampak pandemi Corona Virus ini, kami kemudian melahirkan sebuah gagasan untuk membentuk suatu team atau kelompok kecil yang kami beri nama Satgas GALADIKA.
Menurutnya, Kami adalah kelompok yang lahir dari perkumpulan para mahasiswa dan beberapa teman-teman yang bergabung di rumah gerakan M24 ini, yang mana pada saat bertepatan dengan hadirnya pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu, kami kemudian berdiskusi dan bersepakat untuk membentuk sebuah team solidaritas moral yang kami namakan Stagas GALADIKA (Satuan Tugas Gerakan Anti Lapar Diantara Kita).
” Pembentukan Satgas GALADIKA ini sesungguhnya hanya bertujuan, agar kami para anak kost dan mahasiswa juga para relawan yang ada dalam rumah gerakan M24 ini, yang mana selama ini dalam kebersamaan. Kami melakukan berbagai aktifitas kajian dan survey lapangan pada beberapa kesempatan itu, kami bersepakat secara bersama bahwa, walaupun kami hanya makan mie instan dan nasih putih atau apapun kondisinya, kiranya tidak akan ada yang lapar diantara kita. Karena kami dituntut harus selalu siap sedia dalam segala kondisi,” Ujarnya Ketua Team GALADIKA Jhon Labobar
Dan kami bersyukur kepada Tuhan bahwa, gagasan kecil kami itu kemudian dapat memberikan dampak yang besar banyak orang. Memang kami harus akui kami (Satgas GALADIKA) ini, tidak hadir dalam format seperti posko dapur umum, akan tetapi kami hadir untuk memberikan spirit dan semangat serta pesan moril bagi semua pihak bahwa, harusnya jangan ada yang lapar diantara kita.
” Dan spirit ini tidak kami maksudkan hanya kepada kami yang ada di rumah gerakan M24 saja, akan tetapi pesan sprit ini juga kami tujukan buat Kota Ambon, Provinsi Maluku, Indonesia dan bahkan kepada dunia. bahwa janganlah kiranya ada yang lapar diantara kita karena Virus Corona,” Ungkap Labobar.
Sehingga lanjutnya, kami kemudian mengambil sebuah keputusan bersama dengan semua team yang ada pada rumah gerakan M24, untuk dapat melakukan riset dan survey terkait masyarakat dan semua segmentasi yang menjadi dampak dan terdampak dari Covid-19 ini. dan akhirnya hari ini kami telah memiliki data-data yang falid secara benar.
” Akhirnya setelah kami memiliki data-data yang akurat tersebut, serta didorong dengan spririt kerinduan untuk jangan ada yang lapar diantara kita itulah. Kami kemudian mendapat berkat lewat pihak-pihak yang telah dipilih Tuhan untuk membantu sesama, dan kemudian mereka memberikan kepercayaan kepada kami untuk dapat membantu masyarakat yang terdampak Covid-19, hingga saat ini. Lewat penyaluran bantuan sembako, yang mana ini adalah murni diluar bantuan pemerintah,” Jelasnya.
Dalam aksi sosial kami kepada masyarakat ini, kata Labobar, kami dari team Satgas GALADIKA. Berdasarkan data Riset kami via by name by addres itu, maka segmentasi Ibu Janda, Anak Yatim, dan Pekerja Informal kemudian menjadi prioritas dari bantuan yang telah kami lakukan. Dan aksi kami ini kami tujukan seperti kepada tukang becak, tukang ojek, penyapu jalan, dan itu baru sedikit yang kami bantu,akan tetapi bagi kami mereka adalah pihak yang menjadi prioritas bantuan kami.
” Bahkan ternyata, setelah aksi kami ini terlaksana, kami kemudian mendapat kabar bahwa kami akan juga dibantu lagi oleh pihak lainnya untuk menyalurkan kepada orang-orang yang benar-benar membutuhkan lewat data kami yang By Name By Addres itu,” Paparnya.
Kami berharap kepada semua pihak yang ingin membantu masyarakat terdampak Covid-19 ini, maka kami team Satgas GALADIKA ini, kami siap untuk menjembatani semua niat baik bapak ibu, agar tersalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan secara tepat. didasarkan pada data hasil riset dan survey kami yang kami lakukan dengan proses By Name By Addres tadi. Tutupnya (BN-07)






