Ambon,Bedahnusantara.com-Pemerintah Provinsi Maluku terus mendorong pembentukan program kampung iklim (Proklim) di kabupaten dan kota se-Maluku.
Ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Roy Siauta kepada wartawan disela-sela Penyerahan Trophy Proklim Utama, Sertifikat Proklim Utama dan Sertifikat Proklim Madya Bagi Kelompok Proklim di Kota Ambon, Jumat (4/11/2022).
Dia mengatakan, Proklim adalah program nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai Gerakan Nasional untuk pengendalian perubahan iklim berbasis masyarakat yang mengacu pada peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan nomor 84 tahun 2016 tentang program kampung iklim.
“Tujuan dari Proklim untuk mendorong keterlibatan masyarakat di tingkat tapak dan pemangku kepentingan guna penguatan kapasitas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan serta memberikan pengakuan dan apresiasi terhadap upaya adaptasi dan mitigasi yang telah dilakukan oleh masyarakat di tingkat lokal sesuai dengan kondisi dan karakteristik wilayah,” ujarnya.
Berdasarkan komitmen, Pemprov Maluku terus berupaya menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) dengan mendorong pengusulan dan pembentukan program di kabupaten dan kota se-Maluku yang telah dilakukan sejak tahun 2020 hingga 2022 KLHK melalui sistem registry nasional (SRN) telah menetapkan 52 lokasi kampung iklim di Provinsi Maluku.
Dimana, pada tahun 2020 Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) telah memperoleh kategory trophy Proklim Utama pada Negeri Haruku, Katagori sertifikat Proklim Utama di Negeri Amahai.
Sedangkan, pada tahun 2021 Kabupaten Maluku Tengah dengan Katagory Sertifikat Proklim Utama di Negeri Hulaliu dan Ihamahu.
Selain itu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dengan katagory sertifikat Proklim Utama di Dusun Tirtomulyo Desa Waimital dan Dusun Resetlemen Pulau Ossy.
Adapun, Kota Ambon telah meraih kategory trophy Proklim utama pada Negeri Rutong dan Negeri Amahusu serta kategori sertifikat Proklim utama pada Negeri Paso, Negeri hative Besar, Negeri Soya, Negeri Hukurila, Desa Negeri lama dan kelurahan Batu Gajah. Bahkan katagory piagam sertifikat Proklim pada kelurahan waihaong.
Bahkan lanjut dia, pada tahun 2022 Kabupaten Malteng telah memperoleh kategori trophy Proklim utama pada Negeri Sawai, kategori sertifikat program utama pada Negeri Waai dan Negeri Saunulu.
Kategory piagam madya partisipasi proklim pada Negeri Alang, Negeri Kaloa, Negeri Hulaulu dan Desa Air Besar serta katagory piagam Pratama partisipasi Proklim pada Negeri Moss dan Negeri Tial.
“Proses penetapan sebagai kampung iklim melalui berbagai tahapan mulai dari pengusulan pada System Registry Nasional (SRN), identifikasi calon lokasi, sosialisasi sampai pada verifikasi lapangan yang dilakukan oleh tim dari KLHK melalui Balai pemantauan perubahan iklim dan kebakaran hutan dan lahan wilayah Maluku Papua, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten dan Kota,” ungkapnya.
Dia mengakui, Pemprov Maluku memberikan apresiasi atas kedua keras kabupaten dan kota dalam membina Desa negeri dan kelurahan sehingga dapat memperoleh penghargaan tingkat nasional.
“Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mendorong setia Desa negeri di Maluku dalam memperoleh penghargaan Proklim,” tandasnya. ( BN-02)






