![]() |
| Tersangka Pembunuhan Hilda Leuwol |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Pembunuhan yang dilakukan oleh Butje Batmamolin Bisa atau Tidak dikatakan akibat mengalami Psikopat, hal ini karena orang tersebut sudah merencanakan pembunuhan.
Demikian penjelasan Direktur Rumah Sakit Khusus (RSK) Dr. David Santoso, SpKj. MARS kepada Tribun-Maluku.Com di ruang kerjanya Rabu (15/10).
Menurut Santoso, kalau piskopat yang dialami Butje pastilah bisa ditemui dalam kesehariannya dan selama ini dirinya tidak bisa menilai karena dalam satu hari Butje di RS hanya beberapa jam saja, dengan demikian yang bisa menilai hanyalah orang tua saja.
Perkembangan Butje bisa dilihat oleh orang tua semenjak kecil, apakah anak tersebut sadis terhadap orang lain ataukah tidak.
Ditambahkan, kalau ada juga istilah pembunuh berdarah dingin yang kadang-kadang juga pintar menyembunyikan karakter aslinya.
Jika Butje Batmamolin adalah pembunuh berdarah dingin menurut Santoso, pastinya perilaku dan sosialisasi dengan orang lain kurang, sementara di lihat dari perilaku dan sosialisasi Batmamolin sehari-hari bagus sekali dalam berinteraksi dengan orang lain, tidak ada tanda-tanda yang aneh.
Sama halnya dengan Kepala Tata Usaha Rumah Sakit Khusus, Ny. M. Polattu, SE ketika ditemui di ruang kerjanya yang merasa kaget mendengar kabar selama ini dirinya yakin kalau tidak mungkin Butje adalah pelaku pembunuhan sadis tersebut.
Menurutnya, selama ini Butje adalah seorang Pegawai yang baik dan sopan serta bisa bersosialisasi dengan seluruh pegawai serta pasien RS tersebut.
Selama ini Butje pintar menyembunyikan rasa bersalah yang sudah dibuatnya, karena pada waktu ditemui tidak ada rasa bersalah yang ada diwajah Butje, sementara kalau seseorang yang sudah melakukan kesalahan pastinya akan terlihat dari wajahnya.(BN-03)





