Latuconsina : Pasar Tagalaya Akan Segera Diaktifkan

amboina pasar tagalaya
Pasar Tagalaya Ambon

Ambon, Bedah Nusantara.com: Wakil Wali (Wawali) Kota Ambon, M.A.S Latuconsina, optimis pasar tagalaya akan segera diaktifkan. Pasar tagalaya sebenarnya sudah selesai, tetapi kemarin ada bangunan lama yang tidak bisa disentuh, sehingga harus disempurnakan di APBD perubahan.

“Perubahan ini harus butuh lelang, sehingga kita tidak bisa langsung menyuruh pekerja untuk bekerja karena, kita harus sesuaikan dengan aturan. Jadi, akan diakomodir di APBD perubahan sekitar hampir lima juta untuk perbaikan plafon lama,” kata Wakil Wali (Wawali) Kota Ambon, M.A.S Latuconsina, kepada wartawan di Balai Kota, beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, sambil menunggu pasar tagalaya dalam perbaikan, proses-proses administrasi untuk pedagang sudah mulai berjalan. Diharapkan, kalau memang rehabilitasi terakhir itu tidak menganggu, tentu akan dipaksakan pedagang masuk untuk berdagang.

“Pasar tagalaya ini memuat cukup banyak, baik Los maupun Kios. Kita berharap dapat menampung pedagang-pedagang dari valentine, karena memang pedagang Valentine tidak mau kesana. Tetapi kita akan dorong untuk mereka dapat masuk menempati pasar tagalaya,” ujarnya.

Diakuinya, dipasikan bahwa pasar tagalaya mampu menampung pedagang pasar Valentine. Dan tentu kalau ada penambahan pedagang juga jika memungkinkan, kita akan tambah di situ.

“Untuk pasar itu aktiv, saya sudah sampaikan beberapa waktu lalu, agar Dinas Perhubungan melihat trayek untuk melintasi depan pasar tagalaya, sehingga akses transportasi masal bisa lewat situ. Karena bagaimana pun pasar itu harus berintegrasi dengan alat transportasi umum,” tandasnya.

Ditambahkannya, dalam pembangunan pasar tagalaya juga, kita sudah paksakan untuk harus ada parkiran. Karena, dengan adanya tempat parkir, pastinya para pembeli tidak kesulitan untuk memarkir kendaraannya saat datang berbelanja.

“Untuk itu, saya minta Dinas Perhubungan untuk secepatnya mengatur akses depan pasar tagalaya. Karena jika tidak ada akses, maka pasar tersebut juga sulit untuk dikunjungi para pembeli,” katanya. (BN-04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan