Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unpatti Lakukan Kajian Strategi dan Managemen Media, di Kantor PT. Media Bedah Nusantara

IMG 1778
Screenshot

Editor: Redaksi

Ambon,BedahNusantara.com : Perkembangan media digital yang semakin pesat mendorong mahasiswa untuk memahami secara langsung bagaimana sebuah perusahaan pers mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat. Hal itulah yang dilakukan Suci Damayanti Lestaluhu, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura, saat melakukan wawancara dan pengumpulan data di Media BedahNusantara.com.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas akademik Semester IV yang berfokus pada kajian manajemen media massa. Dalam wawancara tersebut, Suci Damayanti Lestaluhu menggali berbagai informasi terkait tata kelola perusahaan media, struktur organisasi, proses kerja redaksi, hingga strategi yang diterapkan BedahNusantara.com dalam menghadapi menjamurnya media online dan portal berita di Maluku maupun Kota Ambon.

Direktur sekaligus Pimpinan Perusahaan PT Media Bedah Nusantara, Steven Palyama, menjelaskan bahwa tantangan terbesar media saat ini bukan hanya soal kecepatan menyajikan informasi, tetapi juga bagaimana menjaga kualitas, kredibilitas, dan kepercayaan publik terhadap setiap produk jurnalistik yang diterbitkan. Berdasarkan susunan redaksi yang dipublikasikan perusahaan, Steven Palyama menjabat sebagai Pemimpin Umum/Pimpinan Perusahaan PT Media Bedah Nusantara.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, Suci Damayanti Lestaluhu juga menanyakan mengenai esensi jurnalistik di era digital. Menurut pihak manajemen, prinsip-prinsip dasar jurnalistik seperti akurasi, verifikasi fakta, independensi, keberimbangan, dan kepentingan publik tetap menjadi fondasi utama yang tidak boleh ditinggalkan, meskipun perkembangan teknologi telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat.

Selain itu, dibahas pula bagaimana sebuah media online harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Tidak cukup hanya mengandalkan pemberitaan di website, media saat ini dituntut untuk memanfaatkan berbagai platform digital, termasuk media sosial, guna menjangkau pembaca yang lebih luas tanpa mengabaikan etika jurnalistik.

Suci Damayanti Lestaluhu juga memperoleh gambaran mengenai struktur organisasi BedahNusantara.com yang melibatkan berbagai unsur mulai dari pimpinan perusahaan, pimpinan redaksi, editor, redaktur hingga staf redaksi yang bekerja secara terintegrasi dalam menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas. Struktur organisasi yang jelas dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga profesionalisme kerja media.

Menurut Suci Damayanti Lestaluhu, wawancara ini memberikan pengalaman berharga karena mampu mempertemukan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik nyata yang dijalankan oleh perusahaan pers. Berbagai informasi yang diperoleh akan menjadi bahan analisis dalam tugas mata kuliah yang membahas manajemen media dan komunikasi massa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami konsep manajemen media secara teoritis, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah media lokal seperti BedahNusantara.com terus berupaya mempertahankan eksistensinya, membangun kepercayaan publik, serta beradaptasi dengan dinamika industri media digital yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Dengan demikian, generasi muda yang akan terjun ke dunia komunikasi dan jurnalistik memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi industri pers saat ini. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan