Ambon,Bedahnusantara.com-Kepala Sekolah (Kepsek) Sekokah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Ambon La Ima Kampono mengatakan, pembayaran uang wisuda yang ditetapkan sekolah berdasarkan kesepakatan bersama.
“Sebelum kita melakukan penarikan uang wisuda kepada siswa, kami terlebih dahulu melakukan rapat bersama yang telah berlangsung sejak dua bulan lalu, agar tidak ada keluhan saat siswa melakukan pembayaran,” ujarnya.
Dia mengakui, sudah dua tahun SMAN 11 Ambon melaksanakan wisuda kepada siswa, agar tidak ada eforia dari siswa saat lulus nanti, makanya wisuda dilakukan bersama guru, siswa dan orang tua
“Ini tahun kedua kita melakukan wisuda, sebagai bentuk kebersamaan antara siswa, orang tua dan guru, agar tidak ada efutia coret-coretan saat lulus,” paparnya.
Dia menuturkan, sebanyak 409 siswa yang akan mengikuti wisuda pada kawasan Islamic Center.
“Kami sewa Islamic Center dengan anggaran sebesar Rp 500 ribu yang diberikan siswa kepada sekolah, makanya semua rincian anggaran kita lakukan secara baik, agar diketahui orang tua,” katanya.
Meskipun banyak komplen dari orang tua, namun kata Kepsek, sampai saat ini tidak ada laporan dari wali kelas terkait hal tersebut.
“Tidak ada laporan bahwa orang tua mengeluh dengan anggaran wisuda,” tandasnya ( BN -02)





