Pertamina Jamin Pasokan LPG Maluku, Distribusi Diperkuat hingga Wilayah 3T

BA1CC7E2 2F63 406B B402 5522CD18DD41

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Pertamina Patra Niaga melalui Sales Area (SA) Retail Maluku memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG non-subsidi di seluruh wilayah Provinsi Maluku tetap terjaga. Komitmen ini diperkuat lewat sinergi bersama pemerintah daerah dan Hiswana Migas dalam koordinasi distribusi yang digelar, Kamis (23/4/2026)

Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin masyarakat, termasuk di wilayah terpencil, tetap memperoleh akses energi secara mudah dan stabil di tengah dinamika rantai pasok energi global yang fluktuatif.

Sales Area Manager Retail Maluku, Aria Aditya, menegaskan bahwa ketahanan stok LPG di Maluku dalam kondisi aman. Pertamina juga mulai mengoptimalkan peran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Kota Ambon sebagai pusat pengisian utama untuk melayani kebutuhan seluruh wilayah Maluku.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok dan suplai LPG terus kami jaga. Optimalisasi SPBE di Ambon dilakukan agar distribusi lebih mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada pasokan dari luar daerah seperti Surabaya,” ujar Aria.

Ia menjelaskan, fokus utama saat ini adalah memastikan kelancaran distribusi hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), seperti Kota Tual, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, hingga Maluku Barat Daya.

Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok, Pertamina bersama pemerintah daerah sepakat mengoptimalkan jalur distribusi melalui pelayaran umum serta program Tol Laut. Dukungan pemerintah daerah dinilai penting untuk memastikan kelancaran logistik dari SPBE Ambon menuju wilayah-wilayah tersebut.

“Kami menggandeng pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk mengawal jalur pelayaran, agar distribusi LPG tepat waktu dan harga tetap wajar sesuai kondisi pasar,” tambahnya.

Sementara itu, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengajak seluruh pihak turut mengedukasi masyarakat agar tetap tenang dalam membeli LPG, guna menjaga stabilitas pasar.

“Melalui kesepahaman bersama, seluruh pihak berkomitmen menjaga distribusi tetap stabil dan mengoptimalkan fasilitas energi di Maluku. Sinergi ini menjadi jaminan bahwa distribusi energi tetap kokoh meski di tengah tantangan global,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku, Abdul Haris, menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran penyaluran LPG non-subsidi.

Menurutnya, pemerintah akan memperkuat koordinasi lintas instansi, khususnya dalam memastikan akses jalur pelayaran tetap terbuka dan distribusi dari Ambon ke daerah tidak mengalami hambatan.

“Peran pemerintah adalah memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke daerah-daerah. Dengan begitu, ketahanan energi di seluruh wilayah Maluku tetap terjaga,” pungkasnya.(BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan