Ambon,Bedahnusantara.com-Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Ambon menetapkan biaya wisuda bagi setiap siswa dengan anggaran sebesar Rp 500 ribu.
Hal ini mendapat keluhan dari salah satu orang tua yang namanya engan diberitakan, karena pembayaran anggaran sebesar Rp 500 ribu dirasakan membebankan siawa apalagi siswa kurang mampu.
“Kami sangat resah dengan biaya wisuda yang ditetapkan oleh sekolah sebesar Rp 500 ribu,” katanya.
Selaku orang kami menyesali kebijakan sekolah yang telah menetapkan biaya wisuda tanpa melihat latar belakang orang tua siswa.
“Tidak semua orang tua memiliki kemampuan untuk membayar biaya sekolah, apalagi biaya sebesar Rp 500 ribu, makanya harus ada kebijakan sekolah agar, tudak memberatkan kami selaku orang tua,” ungkapnya.
Dia mengakui, namanya juga kebijakan sekolah pasti semu orang tua akan melakukan segaka cara, agar anak tidak dikeluarkan saat ujian nanti.
“Kami takut kalau tidak membayar anak-anak kami akan dikeluarkan saat ujian atau tidak diberikan ijasah saat lulus, makanya kita tidak berani melakukan hal-hal yang akan menganggu aktifitas anak-anak kami,” terangnya
Dia meminta, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pendidikan untuk melihat masalah ini.
“Kalau orang tua mampu, mungkin tidak masalah makanya, kami minta Pemerintah Provinsi Maluku untuk melihat masalah yang dihadapi para siswa yang ada di SMAN 11 Ambon,” tandasnya ( BN -02)





