Ambon,Bedahnusantara.com-Sebanyak 150 peserta mengikuti kegaitan Jambore Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) tahun 2022, yang diselenggarakn oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon.
Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena mengatakan, kegiatan ini bukan sekedar seremonial saja, namun ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap pembentukan sikap para remaja.
“PIK-Remaja ini merupakan salah satu bentuk upaya kita untuk membentuk generasi muda, dalam hal ini para remaja di Kota Ambon untuk menjadi generasi yang berkualitas,” katanya disela-sela kegiatan PIK-R yang berlangsung di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (2/11/2022).
Dia menjelaskan, tanggung jawab pembentukan mental dan karakter generasi muda yang berkualitas harus dipikul secara bersama oleh semua pihak terlebih lagi oleh orang tua, yang notabene sebagai role model, dalam proses pembentukan sikap serta pencarian jati diri para remaja ini.
“Tanggung jawab pembentukan kualitas remaja ada di kita bagaimana mungkin kita mengharapkan anak ini menjadi anak yang taat, patuh, baik dalam segala hal. Karena kecenderungan anak-anak ini akan mencontohkan dan mengikuti apa yang dilihat,” ujarnya
Pihaknya berharap, dengan terselenggaranya kegiatan ini, maka orang tua dapat memiliki kesadaran diri terkait dengan pembentukan karakter Generasi Muda yang tangguh dan kuat, serta memberi perbekalan bagi remaja dalam mengahadapi perkembagan teknologi, dan mampu menjaga diri.
“Hal ini mesti menjadi komitmen kita bersama untuk menciptakan remaja Kota Ambon yang tangguh, kuat, dan sehat, dan anak-anak sekalian berkewajiban menjaga diri, harus tetap mengikuti apa yang diungkapkan orang tua,” pungkas Wattimena.
Sementara itu, Bunda Generasi Berencana (GenRe) Kota Ambon, Lisa Wattimena, memberi apresiasi yang tinggi kepada DPPKB Kota Ambon yang telah melaksanakan kegiatan tersebut.
Dengan berjalannya kegiatan ini diharapkan mampu membantu para remaja guna membina dalam menghadapi berbagai macam tuntutan dan tantangan dalam hidup.
“Remaja diharapkan memiliki rencana hidup kedepan yang baik dan terarah,” tandasnya.( BN-02)






