![]() |
| Penutupan Lomba Trompet Gerejawi |
Ambon, Bedahnusantara.com: Paduan trompet, jemaat GPM Latta menjuarai lomba brass musik gerejawi yang digelar untuk memperingati lomba brass musik memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Jemaat GPM Nehemia.
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy memberikan apresiasi yang positif bagi jemaat GPM Nehemia yang telah melaksanakan lomba brass musik dalam memotivasi percepatan Kota Ambon sebagai salah satu Kota Musik Dunia.
“Penampilan para peserta ini memberikan penguatan dan menambah kepercayaan saya bahwa kedepan Kota Ambon harus menjadi salah satu Kota Musik Dunia,” tegasnya.
Dijelaskannya, tahun 2011 ketika mencanangkan Ambon sebagai Kota Musik, dirinya menyadari bahwa Kota Ambon masih memiliki banyak kekurangan. “Walaupun demikian, kita harus tapi cepat memproklamirkan diri sebagai Kota Musik.
Sebab jika tidak, bisa saja kota lain di Indonesia yang mengambil peluang tersebut sehingga kita kehilangan identitas diri sebagai kota dengan potensi musik luar biasa,” terangnya.
Meskipun kata dia, banyak kekurangan yang dimiliki tanpa disadari, UNESCO serta Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) memantau perkembangan musik di Kota Ambon.
“Hingga pada akhir tahun 2016 BeKraf bersama Kementerian Pariwisata atas dorongan UNESCO mencanangkan Kota Ambon sebagai salah satu Kota Musik Dunia yang diharapkan pada 2019 nanti ditetapkan sebagai Kota Musik Dunia ke-18,” ungkapnya.
Dia mengaku, sangat beralasan menjadikan Ambon sebagai salah satu Kota Musik Dunia, karena musik bagi orang Ambon seperti nafas yang berhembus. Bahkan lanjut dia, sesuai dengan penelitian Kantor Musik Kota Ambon, dalam darah orang Ambon mengalir DNA musik.
“Wajar bila Pemkot Ambon memberikan support sebagai upaya mempercepat Ambon sebagai Kota Musik Dunia,” ujarnya.
Dia berharap, kedepan masyarakat Kota Ambon dapat menyiapkan diri sebaik mungkin untuk menerima predikat sebagai Kota Musik Dunia.
“Sebab predikat ini bukan hal main-main namun sebagai wujud betapa Kota Ambon merupakan Kota Musik yang telah tergariskan sejak dulu. Sehingga kita harus meresponi dengan baik dan positif,” tegasnya. (BN-O2)






