SMP Negeri 19 Ambon Tanamkan Cinta Alam

IMG 20251028 WA0009

 

 

Ambon, Bedahnusantara.com — Dalam upaya memperkaya pengalaman belajar peserta didik dan menanamkan nilai-nilai budaya serta kepedulian terhadap lingkungan, SMP Negeri 19 Ambon menggelar kegiatan pembelajaran luar kelas di Desa Wisata Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Sabtu (25/10/2025). Kegiatan yang sarat makna ini menjadi bagian dari komitmen sekolah untuk menghadirkan proses belajar yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pengalaman nyata di tengah kehidupan masyarakat.

 

Kunjungan ini bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan perjalanan edukatif yang membuka wawasan dan menumbuhkan kepedulian. Para siswa diajak menjelajahi keindahan alam Rutong sekaligus memahami kearifan lokal masyarakat yang hidup harmonis dengan alam. Dalam kesempatan itu, mereka belajar secara langsung proses pengolahan sagu — mulai dari menokok batang sagu hingga mengolahnya menjadi beragam makanan khas seperti sanoli, empeng, dan mie sagu.

 

Kegiatan ini mengajarkan banyak hal penting kepada siswa: tentang gotong royong, ketekunan, dan makna kebersamaan. Melalui interaksi dengan masyarakat, mereka belajar bagaimana budaya dan alam dapat dijaga bersama sebagai warisan berharga yang perlu dilestarikan.

 

Kepala Sekolah SMP Negeri 19 Ambon, Novy Gaspersz, S.Pd, yang turut mendampingi langsung siswa dalam kunjungan tersebut, mengatakan bahwa kegiatan belajar di luar kelas seperti ini merupakan bagian penting dari pendidikan karakter.

 

“Kami ingin anak-anak belajar langsung dari kehidupan nyata. Di Negeri Rutong, mereka bisa melihat bagaimana masyarakat menjaga alam sekaligus melestarikan budaya. Ini pembelajaran yang tidak bisa didapatkan hanya dari buku teks,” ujar Novy Gaspersz saat diwawancarai di lokasi kegiatan, Desa Wisata Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Sabtu (25/10/2025)

 

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membentuk karakter anak-anak yang cinta lingkungan, menghargai budaya lokal, dan memiliki semangat gotong royong,” tambahnya.

 

Sementara itu, Richardo Makatita, Ketua Pengelola Desa Wisata Negeri Rutong, memberikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh SMP Negeri 19 Ambon.

 

“Desa Wisata Negeri Rutong memberikan apresiasi kepada SMP Negeri 19 Ambon yang sudah berkunjung ke ekowisata sagu. Ini merupakan bentuk komitmen untuk menjaga alam dan melestarikan budaya kepada anak-anak sebagai penerus masa depan Maluku,” ujarnya.

 

“Sekolah ini sudah dua kali berkunjung ke Rutong. Itu artinya, apa yang kami berikan di sini memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Kota Ambon,” sambungnya.

 

Suasana kunjungan berlangsung penuh semangat dan keakraban. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap kegiatan, mulai dari mengenal tanaman sagu hingga ikut mencoba membuat olahan makanan tradisional. Warga Rutong pun menyambut kehadiran rombongan sekolah dengan hangat dan penuh sukacita.

 

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 19 Ambon membuktikan bahwa pendidikan sejati tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga di tengah alam dan masyarakat. Di Desa Wisata Negeri Rutong, siswa belajar tentang arti kebersamaan, pentingnya menjaga lingkungan, dan cinta terhadap warisan budaya Maluku.

 

Dengan langkah sederhana namun bermakna ini, SMP Negeri 19 Ambon di bawah kepemimpinan Novy Gaspersz, S.Pd menanamkan nilai-nilai cinta alam, budaya, dan karakter positif bagi generasi muda Maluku — generasi yang diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang peduli, berkarakter, dan mencintai tanah leluhurnya. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan