Ambon, Bedahnusantara.com — Komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam mendukung dunia pendidikan kembali diwujudkan melalui penyerahan bantuan alat musik kepada SD Negeri 8 Ambon, Rabu (19/11/2025). Bantuan tersebut disambut penuh sukacita oleh seluruh warga sekolah sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam memperkuat pendidikan seni, terutama musik, di tengah upaya Kota Ambon mempertahankan identitasnya sebagai Kota Musik Dunia.
Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah menerima berbagai jenis alat musik modern dan tradisional, antara lain gitar elektrik, gitar ukulele, bass elektrik Yamaha, gitar akustik folk Yamaha, speaker aktif, satu set marawis, tifa, serta alat musik Hawaiian. Beragam instrumen ini akan digunakan untuk menunjang kegiatan ekstrakurikuler, latihan band sekolah, latihan musik tradisional, serta berbagai program seni yang selama ini telah berjalan di SD Negeri 8 Ambon.
Kepala Sekolah SD Negeri 8 Ambon, Jonna Takaria, menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih mendalam kepada Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon atas bantuan tersebut. Menurutnya, dukungan berupa fasilitas pendidikan berbasis musik sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan peserta didik.
“Kami keluarga besar SDN 8 Ambon mau bilang: terima kasih banyak Pak Wali Kota Ambon, Pak Bodewin Wattimena, dan Pak Kadis Pendidikan Kota Ambon yang telah memberikan bantuan sejumlah alat musik bagi sekolah kami. Ada gitar elektrik, gitar ukulele, bass elektrik Yamaha, gitar akustik folk Yamaha, speaker aktif, marawis set, tifa, dan Hawaiian. Puji Tuhan… Dengan adanya bantuan ini, semakin memacu semangat kami untuk meningkatkan dan mengembangkan bakat peserta didik di bidang musik. Terima kasih banyak Pak Wali dan Pak Kadis. Semoga selalu sehat dan diberkati,” ungkap Jonna Takaria.
Lebih lanjut, Takaria menjelaskan bahwa SD Negeri 8 Ambon selama ini aktif mengembangkan kegiatan seni musik melalui berbagai program sekolah yang melibatkan siswa dari berbagai tingkat kelas. Dengan adanya bantuan alat musik ini, pihak sekolah optimis dapat menumbuhkan lebih banyak minat, melahirkan talenta-talenta baru, dan meningkatkan prestasi dalam kegiatan lomba maupun pertunjukan seni. Ia menegaskan bahwa pembinaan musik bukan hanya bertujuan mencetak siswa berprestasi, tetapi juga membentuk karakter, melatih kedisiplinan, kekompakan, serta kepercayaan diri para peserta didik.
Di tengah perkembangan program musik sekolah yang semakin pesat, SD Negeri 8 Ambon juga mengungkapkan kebutuhan mendesak akan penambahan satu ruangan khusus yang dapat difungsikan sebagai ruang musik. Ruangan ini dinilai penting untuk menampung seluruh peralatan musik yang kini jumlahnya semakin banyak, sekaligus menjadi tempat latihan yang lebih representatif, aman, dan kondusif bagi siswa.
Kepala sekolah menuturkan bahwa tanpa ruang khusus, kegiatan musik sering kali harus menyesuaikan jadwal penggunaan ruang kelas lain yang terbatas. Dengan adanya ruang musik yang permanen, SD Negeri 8 Ambon dapat memastikan kualitas pembinaan semakin maksimal serta penyimpanan alat musik lebih tertata dan terawat.
Bantuan ini sekaligus memperkuat visi Pemerintah Kota Ambon dalam memajukan pendidikan berbasis budaya. Dukungan terhadap sekolah-sekolah dianggap sebagai fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem musik di Kota Ambon, yang telah mendapat pengakuan internasional.
Dengan fasilitas baru serta kebutuhan ruang musik yang sedang diperjuangkan, SD Negeri 8 Ambon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan seni budaya, menghadirkan ruang ekspresi yang lebih luas bagi siswa, serta menjadi salah satu sekolah yang mampu berkontribusi pada pencapaian Ambon sebagai pusat pendidikan musik di wilayah timur Indonesia. (BN Grace)





