Sangadji: Soksi Harus Jadi Kekuatan Penyeimbang dan Penggerak Anak Muda Ambon

IMG 20251110 WA0008

 

Ambon, Bedahnusantara.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) Provinsi Maluku, R. Boy Sangadji, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-24 Soksi Kota Ambon, yang berlangsung di Ambon, Senin (10/11/2025).

Dalam sambutannya, Sangadji menjelaskan filosofi warna merah yang identik dengan Soksi sejak awal berdirinya. Ia menegaskan bahwa warna tersebut bukan sekadar simbol, tetapi memiliki sejarah perjuangan dalam konteks politik nasional pada masa lalu.

“Banyak yang bertanya, apakah Soksi bisa memakai baju merah? Tentu bisa. Warna merah justru bagian dari sejarah Soksi,” ujar Sangadji.

Ia mengisahkan bahwa ketika organisasi Soksi didirikan oleh Mayjen (Purn) Suhardiman, hal itu merupakan langkah strategis dari Jenderal Suhardiman dan Jenderal Rahmatian sebagai “counterattack” terhadap Gerwani dan gerakan PKI yang kala itu menggunakan atribut merah untuk menguasai ruang publik.

“Jenderal Rahmatian bersama Suhardiman membentuk Soksi juga dengan warna merah, sebagai keseimbangan terhadap pengaruh Gerwani saat itu. Jadi merah adalah simbol keberanian, semangat juang, dan keseimbangan melawan kekuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” jelas Sangadji.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa Soksi merupakan organisasi yang terbuka bagi berbagai unsur masyarakat, termasuk aparat keamanan, pegawai negeri, maupun tenaga swasta.

“Soksi ini terbuka. Bisa diisi oleh teman-teman dari kepolisian, TNI, karyawan BUMN maupun ASN. Karena Soksi adalah rumah bagi seluruh elemen bangsa yang menjunjung tinggi nilai kekaryaan dan pengabdian,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sangadji juga mendorong agar kepengurusan Soksi Kota Ambon ke depan mampu merangkul anak-anak muda dari berbagai kampus di Kota Ambon.

“Kalau nanti ketua terpilih sudah disahkan, rangkullah anak-anak muda di kampus-kampus. Ajak mereka berkreasi, buat kegiatan positif, seperti diskusi atau kegiatan sosial, agar mereka bisa tumbuh dalam semangat kekaryaan,” pesannya.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya peran Soksi dalam menjaga dan mendukung kader yang kini berada di pemerintahan daerah.

“Kita punya senior yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Ambon. Tugas kita di Soksi adalah menjaga dan mendukung beliau, karena beliau merupakan kader Soksi yang harus kita bantu dalam menjalankan tanggung jawabnya,” tegas Sangadji.

Menutup sambutannya, R. Boy Sangadji menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran panitia dan peserta Muscab yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.

“Saya ucapkan selamat kepada Depicab Soksi Kota Ambon yang telah melaksanakan Muscab dengan baik. Mudah-mudahan hasilnya melahirkan pemimpin yang mampu memperkuat konsolidasi, memperluas jaringan kader, dan bersinergi dengan pemerintah kota demi kemajuan Ambon,” ungkapnya.

Sebagai penanda dimulainya Muscab ke-24 Soksi Kota Ambon, R. Boy Sangadji secara resmi membuka kegiatan dengan pemukulan Tifa, disaksikan oleh pengurus, peserta, dan undangan yang hadir. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan