Pilkada Bursel Jadi Tumbal, Egoisme Partai

KNPI%2Bjangan
KNPI Harap Parpol Bijaksana

Namrole, Bedah Nusantara.com: Indikasi tertundanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) pada tanggal 9 Desember 2015 nanti,lantaran meninggalnya Almarhum Hakim Fatsey,Calon Bupati Bursel Nomor urut 1. mendapat tantangan dari berbagai kalangan.

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) adalah pihak yang sama sekali tidak menginginkan adanya penundaan Pilkada di Kabupaten Bursel.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bursel, Ar-Rasyid Souwakil kepada Bedah Nusantara.com via telepon selulernya, Jumat (18/9) malam mengaku tidak setuju jika Pilkada Bursel harus ditunda hingga Tahun 2017 mendatang, sebab tidak sedikit anggaran yang telah dikucurkan bagi pembiayaan berbagai agenda Pilkada Bursel hingga saat ini.

“Sebaiknya Pilkada Bursel dilaksanakan tanggal 9 Desember 2015 saja dan jangan ditunda. Kasihan banyak anggaran daerah yang sudah dihabiskan untuk Pilkada ini dan akan mubazir kalau sampai harus ditunda,” kata Souwakil.

Olehnya itu, dirinya berharap Partai Gerindra dan PKS yang adalah partai pengusung pasangan HIKMAT dapat segera mengusung calon pengganti almarhum Hakim Fatsey.

” partai pengusung Almarhum Hakim Fatsey, dalam hal ini Gerindra dan PKS, janganlah Egois. Hanya karena ingin mempertahankan Arogansi dan Gengsi partai”, ungkapnya.

Sebab sesungguhnya Bursel tidak miskin figur potensial yang bisa diusung mendampingi Anthon Lesnussa untuk bertarung dalam Pilkada Bursel 9 Desember 2015 mendatang sehingga tahapan Pilkada Bursel ini pun tidak berhenti setengah jalan lantaran harus ditunda lagi.

“Olehnya itu, Partai Gerindra dan PKS harus berani tentukan calon pengganti almarhum Bpk Hakim Fatsey. Kan masih banyak putera-putera daerah terbaik yang siap bertarung dengan pasangan TOP-BU,” paparnya (BN-07)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan