Wendy Apresiasi Program GERTAK, Gadihu Dinilai Perkuat Identitas dan Keasrian Kota

IMG 3052
Screenshot

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Program Gerakan Tanam Gadihu (GERTAK) yang diinisiasi Pemerintah Kota Ambon terus mendapat dukungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salah satunya datang dari Dinas Sosial Kota Ambon yang menilai gerakan penanaman seribu pohon gadihu sebagai langkah strategis dalam mempercantik wajah kota sekaligus memperkuat identitas lokal.

Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, saat diwawancarai langsung di lokasi penanaman gadihu di Lapangan Merdeka Kota Ambon, Jumat (24/7/2026), menyampaikan apresiasi atas program yang digagas Pemerintah Kota Ambon melalui Gerakan Tanam Gadihu (GERTAK).

Menurutnya, program tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan sekaligus menciptakan Kota Ambon yang semakin hijau, asri, dan nyaman.

“Ini merupakan program Pemerintah Kota Ambon, yaitu GERTAK atau Gerakan Tanam Gadihu. Seperti yang disampaikan Bapak Wali Kota, gerakan ini bertujuan mengajak seluruh masyarakat menanam gadihu sebagai salah satu tanaman khas yang telah lama dikenal dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Ambon,” ujar Pelupessy.

Ia menjelaskan bahwa tanaman gadihu memiliki nilai historis dan budaya yang cukup kuat bagi masyarakat Ambon. Sejak dahulu, tanaman tersebut banyak ditanam di halaman rumah sebagai tanaman hias yang memberikan keindahan sekaligus kesejukan bagi lingkungan sekitar.

Selain mempercantik pekarangan, gadihu juga memiliki fungsi sebagai pagar hidup maupun pembatas alami antarpekarangan. Karena itu, keberadaan tanaman ini sudah sangat akrab dengan kehidupan masyarakat dan layak dijadikan salah satu ikon penghijauan Kota Ambon.

“Kalau kita melihat lingkungan masyarakat Ambon sejak dulu, gadihu hampir selalu ada di halaman rumah. Selain menjadi tanaman hias, gadihu juga sering dimanfaatkan sebagai pagar hidup maupun pembatas pekarangan. Ini menunjukkan bahwa tanaman tersebut sudah menjadi ciri khas masyarakat Kota Ambon,” katanya.

Pelupessy menilai pemilihan gadihu sebagai tanaman utama dalam program penghijauan merupakan keputusan yang tepat. Menurutnya, tanaman lokal memiliki kemampuan beradaptasi yang lebih baik terhadap kondisi tanah dan iklim di Maluku dibandingkan beberapa jenis tanaman yang didatangkan dari luar daerah.

Ia mengatakan, sebagaimana disampaikan Wali Kota Ambon, tidak semua tanaman dari luar daerah mampu tumbuh optimal di wilayah Maluku. Sebaliknya, gadihu merupakan tanaman yang telah terbukti mampu berkembang dengan baik sehingga sangat cocok dijadikan bagian dari gerakan penghijauan kota.

Lebih lanjut, Pelupessy berharap program GERTAK tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam menanam dan merawat pohon akan memberikan dampak positif terhadap kualitas lingkungan sekaligus memperkuat budaya menjaga alam.

“Kami dari Dinas Sosial Kota Ambon sangat mengapresiasi program ini. Harapan kami, gerakan ini mampu menghijaukan Kota Ambon, menjadikannya lebih asri, lebih indah, lebih nyaman dipandang, sekaligus menjadikan gadihu sebagai salah satu tanaman khas yang semakin memperkuat identitas Kota Ambon di masa yang akan datang,” tutup Pelupessy. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan