Pertamina dan Kemen ESDM Hadirkan Akses Air Bersih Permanen bagi 699 Warga Kampung Tambat Papua Selatan

IMG 20260127 WA0005 scaled

 

Editor: Redaksi 

Merauke, Bedahnusantara.com: Komitmen negara dan BUMN dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan fasilitas air bersih di wilayah terluar Indonesia. PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Commercial & Trading PT Pertamina Patra Niaga, berkolaborasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih (KMP), resmi menghadirkan akses air bersih bagi 699 warga Kampung Tambat, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Program ini menjadi jawaban atas persoalan kronis keterbatasan air bersih yang selama bertahun-tahun dihadapi masyarakat, terutama saat musim kemarau. Sebelumnya, warga mengandalkan air hujan dan sumur manual dengan kualitas air yang mengandung belerang dan berisiko bagi kesehatan.

Peresmian pembangunan Sumur Air Bersih berlangsung pada Senin (26/1) dan dihadiri langsung oleh jajaran SERUNI KMP, di antaranya Ketua Bidang IV SERUNI KMP Sri Suparni Bahlil, Ketua Bidang I SERUNI KMP Liza Thohir, serta Wakil Ketua SERUNI KMP Ernawati Trenggono.

Sri Suparni Bahlil menilai kehadiran program ini bukan hanya sebatas proyek fisik, tetapi bentuk nyata pelayanan dan kepedulian sosial yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Kami mendapat informasi bahwa Kampung Tambat sering mengalami keterbatasan air bersih, khususnya saat musim kemarau. Dengan adanya sumur air bersih ini, masyarakat tidak lagi bergantung pada air hujan atau sumur manual,” ujarnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Papua Maluku PT Pertamina Patra Niaga, Ispiani Abbas, menjelaskan bahwa pembangunan air bersih ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah operasional.

Program ini mencakup pembangunan dua titik Sumur Air Bersih, masing-masing di SD Inpres Tambat dan Posyandu Tambat, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti mesin pompa, bak penampungan, menara dan toren air, plat aerasi, instalasi listrik, hingga jaringan keran.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga melakukan revitalisasi dua reservoir air bersih yang berada di halaman Gereja Tambat dan Balai Kampung Tambat. Revitalisasi meliputi pengecatan bangunan, penggantian atap, pengeboran baru, pemasangan mesin pompa dan filter air, instalasi kelistrikan, serta penyambungan jaringan air ke sekitar 20 rumah warga di setiap titik reservoir.

“Penyediaan air bersih adalah kebutuhan fundamental. Seluruh fasilitas telah melalui uji coba dan siap digunakan masyarakat untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang,” jelas Ispiani.

Kepala Kampung Tambat, Samuel Heremba, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terwujudnya akses air bersih yang selama ini dinantikan warganya. Ia mengakui, sebelum adanya program ini, hampir seluruh warga sangat bergantung pada air hujan.

“Air sumur manual kami sebelumnya mengandung belerang dan tidak aman. Sekarang, bahkan sebelum diresmikan, warga sudah memanfaatkan sumur ini karena airnya jauh lebih bersih dan penampungannya cukup,” ungkap Samuel.

Dengan beroperasinya fasilitas air bersih ini, masyarakat Kampung Tambat tidak lagi khawatir terhadap krisis air di musim kemarau. Pertamina Patra Niaga berharap program ini menjadi bagian dari kontribusi nyata BUMN dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan pemenuhan hak dasar masyarakat, khususnya di wilayah Papua Selatan. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan