Persoalan RMS Tidak Perlu Dibesar-Besarkan

RMS%2Bbendera
Ilustrasi Bendera RMS

Ambon, Bedah Nusantara.com: Hari ini adalah hari yang dianggap sebagi hari yang menjadi momok bagi masyarakat Maluku, bagaimana tidak selama ini masyarakat di Maluku sering dipeluk oleh rasa takut dan khawatir terhadap hari yang dikenal sebagai hari jadinya Repoblik Maluku Selatan (RMS).

Akan tetapi kondisi berbeda terjadi pada Sabtu (25/4) Tahun 2015. betapa tidak, setelah sekian lama direlung rasa takut akan momok hari RMS. hari ini sama sekali tidak ada reaksi yang berlebihan dari masyarakat Maluku khususnya Kota Ambon.

Berdasarkan pemantauan Bedah Nusantara.com, kondisi masyarakat Kota Ambon hari ini (25/4) berjalan seperti biasa dan tidak nampak adanya raut ketakutan terhadap hari yang disebut hari RMS ini.

Menanggapi kondisi yang ada Phistos Noija, SH yang juga seorang praktisi hukum, kepada Bedah Nusantara.com mengemukakan, kondisi hari ini adalah suatu bentuk kedewasaan berfikir dari masyarakat Maluku terhadap sesuatu yang sebenarnya bukanlah menjadi hal yang perlu untuk ditakuti.

Selain itu lanjutnya, Kapolda Maluku Brigjen Pol.Drs. Murad Ismail yang mewakili Negara Kesatuan Repoblik Indonesia (NKRI). telah memberikan sebuah pijakan hukum yang baik terkait persoalan RMS ini.

Sehingga sebenarnya tidak perlu ada lagi berbagai pendapat dan bentuk propaganda oleh pihak tertentu untuk memanfaatkan moment hari yang sebenarnya sama saja dengan hari biasa ini.

” hari ini adalah hari yang sama dengan hari lainnya di kalender, bahkan tidak sedikitpun tertuan bahwa hari ini adalah hari RMS, olehnya kita tidak perlu takut dan memperbesar-besarkan persoalan hari yang dikenal hari RMS ini”.Jelas Noija.

Lebih lanjut dikatakannya, terkait dengan pertanyaan kapolda bahwa RMs dan orang-orang yang mungkin hanya sekedar sebagai simpatisan itu, saya sangat mendukung. akan tetapi kepolisian tetap perlu bersiaga,karena akan bisa saja akan ada hal-hal lain yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dalam memanfaatkan peryataan Kapolda tersebut.

” kepolisian perlu bersiaga terhadap pihak yang mencari perkara dengan memanfaatkan momentum pernyataan Kapolda, akan tetapi tidak perlu memperbesar-besarkan perihal masalah RMS ini dikalangan masyarakat, sebab sama sekali tidak ada persoalan apapun dengan hari ini (RMS-Red)”. terang Noija

Kalau ada yang menaikan bendera karan cuma sekedar fans tidak mengapa, tapi jika ada yang maksud lain dan pergerakan lainnx itu prerlu ditindak lanjuti.

“Sebab saya percaya masyarakat Maluku semakin hari semakin bijak dalam menanggapi berbagai Isyu yang beredar dan saya percaya masyarakat Maluku akan mampu menjaga diri mereka dari berbgai godaan yang akan merugikan mereka sendiri”. Tegas Noija (BN-08)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan