Perayaan HUT ke 51 Partai Golkar Di Maluku Dapat Kado Spesial

golkar%2BMaluku
Perayaan Hut Golkar Ke-51 

Ambon, Bedah Nusantara.com: Keputusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta yang akhirnya mengabulkan gugatan partai Golkar versi munas Bali, dengan menetapkan  Abu Rizal Bachrie sebagai Ketua Umum, menjadi sebuah kado spesial bagi partai golkar di daerah khususnya di Maluku.

Untuk diketahui Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie mengatakan partainya mendapatkan kado istimewa di Hari Ulang Tahun Golkar ke-51 yaitu putusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang memenangkan kubu Musyawarah Nasional Bali.

“Kemarin (19/10) kami ” katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (20/10).

Hal itu dikatakan ARB saat menghadiri acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, dalam rangka HUT Partai Golkar ke-51, Selasa.

Menurut dia, putusan Pengadilan Tinggi Jakarta itu merupakan hadiah terbaik bagi partainya. ARB menegaskan dengan adanya putusan tersebut segala keputusan yang diambil dalam Munas Bali dianggap sah.

“Sehingga apa yang diputuskan Munas Ancol tidak sah. Langkah selanjutnya Munas Bali adalah menunggu putusan Mahkamah Agung (MA),” ujarnya.

Dia berharap putusan MA tentang sah atau tidaknya SK Menkumham dalam bentuk kasasi dapat keluar dalam waktu dekat. ARB berharap Golkar kubu Ancol pimpinan Agung Laksono bersedia menerima putusan pengadilan tersebut.

Hal ini ternyata menjadi kado yang paling special bagi Partai Golkar Provinsi Maluku dibawah kepemimpinan Zeth Sahuburua, yang juga Wakil Gubernur Maluku.

“Saya baru mendapatkan kabar dari pihak DPP Golkar di Jakarta bahwa gugatan kami (golkar versi ARB-red) menang di pengadilan tinggi Jakarta yang mengatakan bahwa menguatkan keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang isinya menyatakan bahwa yang sah adalah Munas Bali, dan ini adalah kado special bagi kami”ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah Golkar Maluku, Zeth Sahuburua kepada wartawan usai HUT Partai Golkar ke 51 tahun,Selasa (20/10).

Golkar saat ini telah berada di jalan yang benar, perbedaan pendapat yang sempat terjadi merupakan pelajaran  bagi guna meningkatkan kredibilitas partai.
Dengan adanya pilkada serentak 2015 nanti, Golkar akan tetap berupaya untuk memperhatahankan kekuasaan yang berhasil diraih.

Untuk itu, kedepan partai fgolkar akan berupaya untuk merebut seluruh kekuasaan yang ada di provinsi maluku dengan mempertahankan norma-norma keprtaian. (BN-08)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan