Muscab PKB Kota Ambon, Bahadin Karepesina Tekankan Konsolidasi dan Soliditas Partai

IMG 9565 scaled

Editor: Redaksi 

Ambon, Bedahnusantara.com: Ketua DPC PKB Kota Ambon, Bahadin Karepesina, menegaskan pentingnya konsolidasi internal dan penguatan soliditas kader dalam menghadapi dinamika politik yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kota Ambon yang berlangsung di Zest Hotel Ambon, Minggu (11/4/2026).

Dalam sambutannya, Karepesina menekankan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk menentukan arah dan posisi partai ke depan. Ia menyebut forum tersebut sebagai ruang konsolidasi yang penting dalam membangun kesepahaman serta menyatukan tekad seluruh kader.

“Momentum ini bukan hanya untuk berkumpul, tetapi untuk saling menguatkan, membangun kepercayaan, dan merumuskan langkah-langkah terbaik demi kemajuan partai yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai partai yang terus berkembang, PKB memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan wajah politik yang sejuk, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Ia juga mengingatkan bahwa PKB harus menjadi rumah besar yang mampu merangkul keberagaman serta memperjuangkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

Karepesina turut mengapresiasi capaian politik PKB Kota Ambon yang dinilainya sebagai hasil kerja kolektif seluruh kader. Ia menyebut keberhasilan meraih kursi di DPRD sebagai prestasi penting yang harus dipertahankan dan ditingkatkan ke depan.

“Ini adalah capaian luar biasa. Siapapun yang akan memimpin ke depan, transformasi PKB sebagai partai modern harus terus didorong agar kita mampu menjadi kekuatan utama dalam kontestasi politik,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong seluruh kader untuk menyusun langkah strategis yang realistis dan berdampak nyata, termasuk dalam mendorong peningkatan kontribusi terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam optimalisasi pendapatan asli daerah di Kota Ambon.

Di akhir sambutannya,Karepesina juga menyinggung pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan dalam organisasi. Ia menegaskan bahwa perbedaan adalah hal yang wajar, namun kebersamaan dalam mencapai tujuan harus tetap menjadi prioritas.

“Kita boleh berbeda dalam cara berpikir, tetapi harus satu dalam tujuan. Kompetisi harus tetap menjunjung tinggi etika, nilai-nilai demokrasi, dan semangat persaudaraan,” pungkasnya. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan