Pengelolaan Blok Marsela Bagi Kesejahteraan Rakyat Adalah Harga Mati

marsela%2Bblok
 Ilustrasi Blok Marsela

Ambon, Bedah Nusantara.com: Ketua Lembaga Pengawal Pembaguan Masyarakat Selatan Daya (LPPMSD) Raendra H Manaha yang juga ketua forum komonikasi Pengawal Pembanguan MBD (FKPP MBD) menegaskan bahwa pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) adalah harga mati bagi kesejahteraan Masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Manaha kepada Media Bedah Nusantara.com melalui telephone pada Selasa (26/1).

Wakil Sekertaris DPD KNPI Maluku ini menyampikan bahwa sesuai dengan amanat yang terakandung di dalam pembukaan UUD 1945 maupun dalam batang tubuh UUD 1945 tersebut. Yakni bahwa Bumi, Air, Udara dan Kekayaan alam yang terkandung di dalamnya di kuasai oleh Negara dan di pergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“ Untuk itulah pengelolaan Blok Marsela di daerah Maluku khususnya MTB dan MBD haruslah mengedepankan semangat yang besar untuk mensejahterakan dan memberdayakan masyrakat MTB dan MBD”. tegasnya

Ditambahkannya, perihal kesejahteraan yang di gadang-gadang terdapat dalam pembagian Partisipasi Interest (PI) 10% dari hasil pengelolaan sumberdaya tersebut mestinya benar-benar terealisasi secara baik kepada masyarakat sebagaimana mestinya dan tidak malah mengalir kekantong-kantong pemimpin daerah atau oknum lainnya.

Lebih lanjut dikatakannya, “beranjak dari kata sejahterah itulah masyarakat MTB dan MBD menyambut dengan hangat pernyataan Menkomaritim Rizal Ramli agar pengelolaan blok Marsela nantinya di laksanakan di darat”. jelasnya

Sebab itu kami melalui pertemuan seluruh akademisi diantara kedua Kabupaten ini (MBD dan MTB.Red) telah menyepakati, bahwa kami akan mendukung dan mengawal secara penuh dan menyeluruh atas apa yang telah ditegaskan oleh Menteri Rizal Ramli. agar pengelolaan Blok Marsela sebaiknya dilaksanakan di darat dan bukan dilaut.

Selain itu tambahnya, hasil dari pembagian pengelolaan PI 10% haruslah mengedepankan pembangunan masyrakat di bidang pendidikan dan kesehatan dan rehabilitasi laut. sebab nantinya diharapkan pasca pengelolaan blok Marsela kedepannya terwujud masyrakat yang sejahterah di bumi Duan Lolat,dan Bumi Kalwedo, dan para wakil rakyat yang ada di Pusat, Provinsi dan Kabupaten diharapkan untuk tidak memberikan penjelasan-penjelasan yang makin membingungkan bagi masyarakat.” ujarnya

“Masyrakat Maluku terlebih Khusus MTB dan MBD tidak akan pernah berhenti mengawal penegelolaan Sumberdaya Alam yang ada di daerah Maluku ini, karena ini bagian dari berkat yang Tuhan berikan untuk kami masyarakat Maluku yang harus di jaga dengan baik demi masadepan anak cucu kita,” ungkapnya

Manaha mempertegaskan bahwa, apresiasi yang besar haruslah di berikan bagi siapapun yang terus memperjuangkan hak-hak rakyat akan pengelolaan sumber daya apapun yang ada di bumi Maluku,disini kita belajar dari pengalaman terjadi akan pengambilalian hak rakyat yang terjadi di Republik yang kita cintai ini.  Maluku dan sumberdaya yang terkandung di dalamnya adalah harga Mati dan tema besar yang harus di perjuangkan sampai akhir hayat kita.(BN-08)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan