Muhamadiyah Bursel Pertanyakan Kinerja Polisi

Polisi%2Btutup%2Bmata
Polisi Dipertanyakan Tindakannya

Namrole, Bedah Nusantara.com: Persoalan judi bola guling ‘Bowling Asmara’ yang marak di Desa Labuang Kecamatan Namrole, Kabupaten Bursel. ternyata tak hanya mendapat penolakan keras dari Fraksi PDI-P DPRD Kabupaten Bursel.

Akan tetapi sejumlah kalangan juga turut memprotes dan menentang perjudian tersebut, Ketua Umum Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bursel, Robo Souwakil pun turut angkat bicara dan meminta jajaran Polsek Namrole dibawa kendali Kompol Kahar Soelefi untuk segera memproses hukum pemilik judi bola guling tersebut sesuai hukum yang berlaku.

“Apalagi kan aktivitas judi ini tanpa izin dan jelas-jelas melanggar Undang-Undang. Maka dari itu, jajaran Polsek Namrole harusnya pro aktif menyikapi perjudian ini sesuai hukum yang berlaku,” paparnya.

Lebih lanjut, Souwakil pun menilai selama ini jajaran kepolisian terkesan tutup mata dengan perjudian yang terang menderang di depan mata tersebut.

“Kami pun heran perjudian ini bisa beroperasi dengan bebas tanpa ada sentuhan hukum.  Ada apa sebenarnya yang terjadi sehingga penegak hukum seperti kepolisian diam seperti ini,” tanyanya.

Sebab, lanjutnya lagi, tanpa ada laporan dan desakan komponen masyarakat maupun pemuda, jajaran kepolisian sudah sepatutnya mengambil langkah tegas, tapi ternyata apa yang seharusnya dilakukan itu tak pernah terlihat oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Souwakil pun berharap aktivitas ini tidak hanya ditutup sementara jelang puasa, tetapi harus ditutup permanen sehingga tidak ada persepsi miring dari masyarakat terhadap jajaran kepolisian.(BN-09)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan