Minim Pengusaha, Stok Ikan Asar Mulai Berkurang di Pasaran

patty ikan
Minim Pengusaha, Stok Ikan Asar Mulai Berkurang di Pasaran 

Ambon, Bedanusantara.com: salah satu komoditi unggulan yakni ikan asar kini mengalami penurunan jumlah ketersediaan (Stok) dipasaran.

Hal tersebut diakui oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon Stev Patty kepada wartawan di ruangan kerjanya.

Menurut Stev Patty, saat ini stok ikan asar di Kota Ambon berkurang, diakibatkan pelaku usaha yang bergerak di bidang ikan asar ini sudah mulai berkurang.

“Kalau utuk ikan asap saat ini stoknya mulai berkurang, dikarenakan para pelaku usaha yang bergerak di bidang ikan asar ini cuma sedikit,”demikian penjelasan Pelakasana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon Stev Patty.

Menurut dia, hal ini juga turut dipengaruhi karena sentra pengasaran ikan ini hanya dapat ditemui di Galala, Kecamatan Sirimau yang mau tidak mau pasti stok ikan asar di Kota Ambon berkurang.

“Sehingga otomatis yang ikan asar yang disediakan juga terbatas, sementara peminatnya banyak, maka dia turut mempengaruhi terhadap fluktuasi harga, karena peminat dari ikan asar ini sangat banyak,sehingga dikatakan pihaknya harus melakukan upaya-upaya terkait penanganan persoalan ikan ini,”kata dia.

 Maka lanjut dia mengatakan, untuk mengantisipasi berkurangya stok ikan maka Dinas Perikanan Kota Ambon mempunyai solusi guna menjawab persoalan yang saat ini dihadapi para nelayan ikan asar kategori nelayan pasca panen.

“Solusinya agar hal ini tidak terjadi, maka kamui perikanan adalah memberdayakan nelayan-nelayan terhadap pasca panen dalam hal ini untuk ikan asar. Jadi bukan di Galala saja, tapi ada komunitas-komunitas atau pelaku-pelaku usaha ikan asar yang ada di daerah ini katong (kita) berdayakan, sehingga ada produksi itu bisa bertambah,”jelas dia.

Selain itu lanjut dia, solusinya bagaimana kita memberdayakan nelayan terhadap pasca panen, stok itu tergantung dari besar-kecilnya packingannya, kan kisaran harga dia bervariasi, tetapi yang jadi pemicu harga naik itu, karena jumlah stoknya yang terbatas, kemudian produksi ikan asar cuma di kota Ambon,”tambah dia.

Lanjut dia mengungkapkan, sentra pengelolaan ika asar ini hanya dilakukan di Galala, padahal permintaan masyarakat banyak, seharusnya sentra ikan asar ini harus dibangun di beberapa tempat di Kota Ambon.

“Yang mengelolah pasca panen ikan misalnya ada juga sentra produksi ikan asar ada di Latuhalat, di Laha sana, di Rumah Tiga berarti ada kompetitor baru dalam pelaku-pelaku usaha ikan asar dan itu dia bisa mengalami kenaikan, karena produksinya meningkat, pertumbuhan ekonomi meningkat, berarti harganya bisa tertekan, tapi kalau produksinya sedikit kebutuhannya banyak, tetap harga naik. Itu hasil rilis BPS,”jelas dia.(BN-11)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan