Merasa Terusik, Silano Minta Hentikan Pembritaan

Jopie%2Bsilanno
Kadis Pendapatan Kota Ambon

Ambon, Bedah Nusantara.com:  Pembritaan media Bedah Nusantara.com, terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam tubuh dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perindag) Kota Ambon yang bertalian dengan pernyataan peryataan kadis Pendapatan Kota Ambon bahwa apa yang dilakukan adalah Efisiensi, ternyata membawa dampak buruk bagi citra sang kadis.

Bagaimana tidak dugaan tindak pidana korupsi lewat mekanisme pungutan liar (Pungli) oleh disperindag kota Ambon yang bertentangan dengan aturan baik UU Anti Korupsi dan aturan lainnya yang sama sekali tidak mendukung tindakan tersebut, malah dianggap biasa oleh kadis pendapatan kota Ambon dengan mengatakan bahwa itu adalah efisiensi.

Menanggapi pembritaan tersebut, kadis Pendapatan Kota Ambon, Jopie Silanno, SE,M.Si. malah meminta untuk dihentikan pembritaan tentang kasus dugaan korupsi pada tubuh diperindag kota Ambon dan menganggap tidak pernah ada persoalan,.

Hal itu diungkapkan Jopie Silanno, SE,M.Si pada Jumat (8/5) dipelataran parkir kantor Walikota Ambon.

” stop sudah dengan donk pembritaan, anggap itu seng ada masalah kan itu seng ada masalah”. ujar Silanno

Bahkan Silanno berpendapat bahwa kita semua adalah manusia yang bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa sehingga kita harus mengampuni para pelaku tindak pidana korupsi

” katong kan orang bertuhan, jadi apasalahnya katong mengampuni mereka”. imbuh Silanno

Jadi pertanyaannya apakah para pelaku tindak pidana korupsi ini ingat pada tuhan pada saat melakukan korupsi, atau hanya akan ingat tuhan ketika diproses hukum saat tertangkap melakukan tindak pidana korupsi.

Padahl tidak pernah ada dalam kitab suci manapun yang mengajarkan setiap umatnya untuk mencuri, sungguh sebuah pernyataan yang berkontradiksi dengan kenyataannya. (BN-08)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan