Maluku, Bedahnusantara.com: Kegiatan Liburan dugaan Istri Gubernur Maluku, Widya Murad Ismail bersama sejumlah koleganya, mendapat beragam respons dan tanggapan dari sejumlah kalangan, dan bahkan foto-foto tamasya Istri orang nomor satu di Maluku ini, kini menjadi firal pada jagad dunia maya.
![]() |
| Lapalelo: Marilah Kita Berfikir Positif, Widya Ismail Adalah Wanita Luar Biasa |
Menyimak terkait ramainya pemberitaan perihal dugaan foto selfie Ibu Widya Murad Ismail, saat liburan dalam masa Covid-19 ini.
Edison Lalapelo, selaku peneliti yang juga pengamat politik dari Parameter Research dan Consultant kepada media ini mengungkapkan “saya ingin mengajak semua masyarakat untuk dapat berpikiran positif, terhadap persoalan ini,”.
Sebab jika, “saya memperhatikan hasil penulisan pada salah satu media yang linknya dikirimkan kepada saya, tentunya ada hal yang bagi saya agak keliru dan perlu diperhatikan sebagai sebuah bahan evaluasi,” Ujarnya.
” saya menenumkan bahwa dari segi kaidah penulisan berita pada media ini, tidak adanya narasumber yang konkrit dan memberikan tanggapan secara baik serta dapat dipertanggung jawabkan. sehingga hal ini terkesan merupakan pendapat pribadi (Opini media) dan terkesan agak tendensius dan terlalu mudah menjustifikasi, akan tetapi saya tetap menghormati hak teman-teman media untuk menulis atau mempublikasikan sebuah informasi atau berita,” Jelasnya.
Dikatakannya, memang ketika kita memperhatikan realitas yang ada ini dalam situasi pandemi Covid-19 dan pemberlakukan Social Distancing, lalu tiba-tiba saja ada ditemukannya hal seperti demikian ini (dugaan Widya Ismail liburan dan tamsya serta aksi foto-foto dalam masa Covid-19). tetunya jika hal tersebut ditanyakan apakah pantas atau tidak, bagi saya jika hal tersebut ditanyakan kepada anak Sekolah Dasar (SD) juga, sudah barang tentu jawabannya adalah sangat tidak pantas.
” akan tetapi, bagi saya, kita tetap butuh penjelasan terhadap gambar atau foto-foto yang dipersoalkan tersebut, bahkan lokasi dimana diambilnya gambar ini juga masih tidak kita ketahui secara pasti. selain itu juga kita mesti mendapatkan penjelasan yang benar, sebab kita tidak tahu kapan peristiwa ini dilakukan, sebab bisa saja (dugaan saya), hal ini dilakukan sebelum dampak atau terjadi Covid-19, akan tetapi kalaupun ini terjadi dalam masa Covid-19 pun, bagi saya ini adalah wilayah prifasi seseoran yang semestinya wajib dihormati dan dihargai,” Ungkapnya.
Selain itu, kita juga mestinya memperhatikan persoalan ini dari sudut pandang Universal, sebab seperti yang kita ketahui bersama bahwasannya, Ibu Widya Ismail ini adalah sosok seorang perempuan yang sangat proaktifa dan luar biasa kerjanya, dalam menjalankan fungsi dan tugasnya di masyarakat. baik sebagai Duta Stunting, Ketua PKK, darma Wanita dan jabatan lainnya yang diembannya, selain itu sebagai seorang istri Gubernur Maluku, Ibu Widya Ismail ini tidaklah menjadi pribadi yang hanya duduk manis dirumah saja, akan tetapi beliau begitu aktif dalam kepeduliannya kepada masyarakat.
” saya perlu tegaskan seperti ini, kalau kita harus jujur bicara dan mengakui, dari sebelum terjadinya pandemi Covid-19 hingga saat ini, jika kita berani mengakui kebenarannya maka kita akan menemukan fakta bahwa jumlah aktifitas antara Pa Murad Ismail di masyarakat dibandingkan dengan Ibu Widya Ismail di masyarakat. maka tentunya semua orang akan mengakui luar biasanya seorang Ibu Widya Ismail di masyarakat ketimbang pa Murad Ismail. sehingga jika kita bisa memakai bahasa candaan kita ” Ibu Widya ini lebih real Gubernur Maluku ketimbang pa Murad Ismail”. walaupun secara fakta dan hukum Gubernur Maluku adalah Murad Ismail, akan tetapi secara kharisma dan kecintaan masyarakat Ibu Widya Murad Ismail lebih dianggap seolah sebagai realnya Gubernur Maluku yang terbukti lewat berbagai perannya yang memberikan dampak positif baik secara moral, moril materil juga phisikology dikehidupan masyarakat Maluku,” Tegasnya.
Bahkan, lanjutnya, “jika hari ini kita mengadakan Survey atau bahkan poling dimasyarakat terhadap fariabel terkait siapakah yang paling mendapat tempat dihati masyarakat Maluku atara Pa Murad Ismail dibandingkan Ibu Widya Ismail atau bahkan tokoh lainnya, maka tentunya saya meyakini Ibu Widya pastinya menduduki peringkat teratas,” Tutupnya.(BN-08)






