Kualitas Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan, Capai 98,65 Persen

IMG 20260103 WA0032

 

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Prioritas ke-08 dari 17 Program Prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon Tahun 2025, yakni Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan yang Berkualitas, yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon.

Sesuai hasil pantau Media Bedahnnusnatara.com, Sabtu (3/1/2026) Di sektor kesehatan, Pemkot Ambon mencatat sejumlah capaian signifikan yang berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu indikator utama adalah cakupan Universal Health Coverage (UHC) Kota Ambon yang telah mencapai 98,65 persen, atau setara dengan 356.062 jiwa penduduk yang telah terdaftar dan terlindungi dalam jaminan kesehatan. Capaian ini menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah dalam memastikan akses layanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain peningkatan cakupan jaminan kesehatan, Pemerintah Kota Ambon juga berhasil menekan angka kasus stunting. Hingga tahun 2025, jumlah kasus stunting tercatat sebanyak 282 kasus, yang merupakan angka terendah sejak tahun 2021. Penurunan ini merupakan hasil dari berbagai intervensi terpadu, mulai dari edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang balita, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, hingga kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting.

Dalam rangka memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan, Pemkot Ambon juga telah menetapkan 22 Puskesmas sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Status BLUD ini memberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan bagi Puskesmas, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan, ketersediaan sarana dan prasarana, serta responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat.

Upaya pengendalian penyakit menular juga menunjukkan hasil yang positif. Capaian penemuan penderita Tuberkulosis (TBC) di Kota Ambon mencapai 126,7 persen, yang menandakan meningkatnya kemampuan sistem kesehatan dalam mendeteksi dan menangani kasus TBC secara dini. Peningkatan angka penemuan ini diharapkan dapat mempercepat pengobatan, memutus rantai penularan, serta menurunkan angka kesakitan akibat TBC.

Sementara itu, dalam penanganan penyakit tidak menular, capaian pelayanan Diabetes Melitus di Kota Ambon tercatat mencapai 205,3 persen. Angka ini menunjukkan tingginya jangkauan pelayanan dan skrining terhadap masyarakat, sekaligus meningkatnya kesadaran warga akan pentingnya deteksi dini dan pengelolaan penyakit kronis.

Berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Pemerintah Kota Ambon, tenaga kesehatan, kader kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat. Program-program promotif dan preventif terus diperkuat, diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan kuratif dan rehabilitatif di seluruh fasilitas kesehatan.

Melalui pencapaian ini, Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. Ke depan, Pemkot Ambon akan terus berupaya meningkatkan mutu layanan publik sebagai fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan