Kualitas Hasil UN SMA Negeri 14 Ambon Alami Peningkatan

kelulusan%2Bsma
Kelulusan SMA

Ambon, Bedah Nusantara.Com: Kepala SMA Negeri 14 Ambon W.P Samallo kepada wartawan di ruang kerjanya Rabu (20/5) mengatakan kalau Kualitas hasil ujian nasional 2015 pada SMA Negeri 14 Ambon mengalami peningkatan.

Di mana angka kelulusan yang  diraih sekolah yang dipimpinnya adalah 100 persen sama dengan tahun-tahun sebelumnya, namun kualitas ada peningkatan.

Menurutnya pada tahun kemarin penentuan hasil kelulusan masih ditentukan oleh hasil Ujian Nasional, namun untuk tahun ini hasil kelulusan ditentukan oleh hasil ujian sekolah atau ditentukan oleh sekolah.

Untuk tahun kemarin hasil UN dikalikan 60-40 , tetapi untuk tahun ini karena sekolah yang menentukan maka hasil 70 rata-rata nilai rapor dan ujian sekolah dikalikan 30,dan apabila dibuat perhitungan seperti tahun kemarin maka  dengan demikian dapat diukur bahwa tahun ini kelulusan  ada peningkatan.

Diakuinya juga kalau masih ada siswa yang mempunyai nilai masih dibawah pada beberapa mata pelajaran dan harus diperbaiki, tetapi secara keseluruhan terjadi peningkatan.

Peningkatan tersebut bisa terjadi karena pemantapan yang dilakukan selama 3 tahun itu dilaksanakan dengan baik, dengan demikian dari hasil evaluasi yang sudah dilaksanakan  dengan sebuah pemantapan untuk menyiapkan siswa menghadapi UN.

Selain itu juga ada satu faktor yang bisa membuat siswa-siswanya bisa berhasil, yaitu pelaksanaan Tree Out, yang mana pelaksanaan soal tree Out dikerjakan oleh pihak ketiga , sehingga tingkat kesulitan dari soal tersebut  yang di inginkan sehingga anak-anak akan terbiasa dengan soal-soal yang sulit, sehingga satu ketika berhadapan dengan soal-soal yang sulit tidaklah menjadi masalah.

Sementara terkait dengan pengumuman hasil kelulusan yang dilakukan melalui jasa Pos dan Giro,menurut Samallo, kalau semua hasil kelulusan yang dibagikan lewat jasa pos dan giro sudah diterima seluruh siswanya.

Walaupun sudah diakuinya masih ada keterlambatan siswa menerima hasil melalui jasa kantor pos dan ada beberapa siswanya yang harus pergi melapor ke kantor pos baru mendapatkan  hasil kelulusan mereka.

Dari hasil konfirmasi yang dilakukan oleh anak-anak didiknya tersebut,memang kalau kesalahan berada pada siswanya, karena nama yang dicantumkan bukan nama  pemilik kos-kosan, melainkan nama orang tua siswa tersebut.

Kebijakan pemerintah untuk membagikan hasil kelulusan lewat kantor pos menurutnya memang ada bagusnya, karena untuk menghindari evoria anak-anak dengan melakukan coret-coret baju seragam, balapan liar dan hura-huura sambil minum-minuman keras.

Uuntuk menghilangkan evoria anak-anak tersebut menurutnya, perlu dibangun kesadaran anak secara bertahap, yang mana perubahan tidak mungkin dilakukan secara signifikan, untuk merubah manset aanak-anak.

Untuk itu butuh waktu secara bertahap, baik lewat sosialisasi maupun lewat sistim yang dibangun, sehingga kesadaran tersebut muncul dari dalam diri bukan karena paksaan.(BN-08)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan