Ketua Majelis Jemaat GPM Waetina Lakukan Serah Terima Jabatan

sertijab%2Bpendeta
Ilustrasi Serah Terima Jabatan Pendeta GPM

Namrole, Bedah Nusantara.com: Ketua Majelis Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Waetina, Klasis Buru Selatan (Bursel), Minggu (19/4) diserah terimakan dari Pendeta
Agustandi R Dangeubun atau biasa disapa Pendeta Dedy kepada Pendeta Ny. FHM. Lesnussa/Kanipa atau biasa disapa Pendeta Fince.

Acara serah terima jabatan itu diawali dengan prosesi ibadah yang dipimpin langsung oleh Pendeta Dangeubun.Dimana, sesuai Surat Keputusan Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode Nomor 278/IV/PA tentang Mutasi Pelayan Organik tanggal 17 September 2014 yang dibacakan oleh Anggota Majelis Pekerja Klasis (MPK) Bursel,Rido Behuku, maka Pendeta Dedy dibebas tugaskan dari Ketua Majelis Jemaat GPM Waetina dan akan ditugaskan sebagai Ketua Majelis Jemaat GPM Waemulang.

Sedangkan, sesuai Surat Keputusan Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode Nomor 278/IV/PA tentang Mutasi Pelayan Organik tanggal 17 September 2014, maka Pendeta Fince dibebas tugaskan dari Pendeta Jemaat GPM Waemulang dan akan ditugaskan sebagai Ketua Majelis Jemaat GPM Waetina.

Setelah, pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan dengan Penyerahan Memori Pelayanan dari Pendeta Dedy kepada Pendeta Fince.

Pendeta Dedy dalam pesan dan kesannya mengaku bahwa mutasi terhadap dirinya merupakan rencana indah Tuhan bagi Jemaat GPM Waetina, Jemaat GPM Waemulang, dirinya maupun Pendeta Fince.

“Saya percaya ini rencana Tuhan yang terindah bagi jemaat, saya maupun Ketua Majelis Jemaat yang baru,” cetusnya.

Pada kesempatan itu, dirinya turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga jemaat GPM Waetina maupun para sahabat pelayanan yang telah banyak mensupport dirinya dalam mewujudkan pelayanan dijemaat tersebut.

Menurutnya, Pendeta Fince yang menggantikan dirinya punya sejuta pengalaman yang akan tentunya bermanfaat bagi pembangunan di Jemaat GPM Waetina.

“Yang menggantikan saya adalah kakak saya sendiri. Saya kurang pengalaman, tapi saya percaya pengalaman yang dimiliki oleh kakak saya ini akan diwujudkan untuk membangun jemaat ini agar lebih baik lagi kedepannya.

Olehnya itu, sebagaimana sayanganya warga Jemaat Waetina terhadap dirinya dan keluarga, kasih sayang yang sama pun harus diwujudkan warga Jemaat GPM Waetina kepada kakak saya ini,” pintanya.

Sementara itu, dalam kesan dan pesannya, Pendeta Fince mengaku bahwa sudah banyak yang dilakukan oleh Pendeta Dedy semasa tugasnya. Olehnya itu, berbagai tanggung jawab yang ditinggalkan kepada dirinya akan dilaksanakan secara maksimal guna kemuliaan nama Tuhan.

Sedangkan, Ketua Klasis GPM Buru Selatan, Pendeta Booy Tuhumena dalam arahannya mengaku bahwa proses mutasi pelayanan organik di tubuh GPM merupakan hal yang biasa sesuai dengan kebutuhan pelayanan.

“Mutasi di GPM ini adalah hal yang biasa yang disebabkan karena kebutuhan pelayanan. Memang menimbulkan suasana keharuan karena kedekatan dalam pelayanan bersama Pendeta Dedy dalam membangun pelayanan di jemaat ini. Pastinya punya kesan,” ucapnya.

Sementara itu,Tuhumena pun berharap agar Pendeta Fince dapat mengaktualisasikan semua pengalamannya di Jemaat GPM Waetina sehingga Jemaat GPM Waetina akan terus berkembang ke arah yang lebih baik lagi. (BN-09)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan