Kehadiran Musik Jukulele Satukan Perbedaan di SD Latihan 2 SPG

InShot 20221124 113702731

Ambon,Bedahnusantara.com-Kehadiran musik Jukulele di Kota Ambon sangat memberikan dampak positif bagi sekolah, karena dapat mempersatukan perbedaan di Sekolah Dasar (SD) Latihan 2 SPG.

InShot 20221124 114009766

Akui Kepala Sekolah (Kepsek) SD Latihan 2 SPG Ros Hattu mengaku, bangga dengan kehadiran Musik Jukulele, dapat mempersatukan perbedaan yang ada di sekolah.

“Saya katakan Musik Jukulele dapat mempersatukan perbedaan, karena ada siswa muslim yang berpartisipasi dalam kegiatan Jukulele,” ujarnya kepada Bedahnusantara.com di SD Latihan 2 SPG, Selasa (22/11/2022)

Dia mengatakan, siswa yang menggunakan musik Jukulele pada SD Latihan 2 sebanyak 115 siswa dimana, sebanyak 20 orang.muslim yang turut berpartisipasi dalam program musik Jukulele.

“Bukan saja siswa Kristen yang dapat memainkan Musik Jukulele, namun sebagian siswa Muslim turut bergabung dalam mengembangkan musik Jukulele di sekolah,” paparnya.

Alat Musik Jukulele sangat mudah digunakan, namun memiliki harga yang tidak murah.

“Meskipun harga alat Musik Jukulele bervariasi dari 300 ribu hingga 500 ribu namun, setiap orang tua dapat memenuhi kebutuhan siswa untuk memiliki Jukulele,” katanya.

Sementara itu, salah satu siswa SD Latihan 2 SPG Syahrini Putri Palembang mengaku, senang dan bangga memiliki Jukulele karena, dapat mengembangkan bakat yang ada.

“Jukulele merupakan salah satu alat musik yang dapat digunakan dengan cepat oleh setiap siswa,” ungkapnya.

Jukulele tambah dia, dapat mengurangi penggunaan gadget, karena setiap hari pihaknya akan melatih diri menggunakan Jukulele.

“Dapat mengurangi penggunaan gadget,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Koordinator Mollucan Ukulele Niko Tulalessy mengatakan, salah satu program Mollucan Ukulele untuk mengenalkan musik ukulele bagi sekolah di Kota Ambon.

“SD Latihan SPG merupakan salah satu dari sekian banyak sekolah yang kita kunjungi untuk memperkenalkan musik ukulele,” ungkapnya.

Untuk SD Latihan 2 sendiri, terdapat ratusan siswa yang telah memiliki dan menggunakan musik ukulele secara baik.

“Ada siswa yang telah memainkan ukulele secara baik,” terangnya.

Dia menambahkan, antusias siswa dan partisipasi orang tua untuk mengembangkan ukulele di sekolah terlihat sangat baik.

“Selaku koordinator Mollucan Ukulele saya sangat bangga karena, banyak siswa maupun orang tua yang memberikan dukungan terhadap musik ukulele di sekolah maupun Kota Ambon,” tandasnya. ( BN-02)

banner 300600

Pos terkait

Tinggalkan Balasan