Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Ribuan warga memadati kawasan Jalan Pattimura, Kota Ambon, Jumat malam (15/5/2026), saat semangat perjuangan Kapitan Pattimura kembali dihidupkan melalui pelaksanaan Patimura Festival. Di tengah gemuruh tepuk tangan masyarakat dan pertunjukan budaya yang berlangsung meriah, pesan tentang keberanian, persatuan, dan masa depan generasi muda menggema dari panggung utama festival.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, saat memberikan sambutan di Jalan Pattimura Ambon, menegaskan bahwa perjuangan Pattimura tidak boleh berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi harus hidup dalam tindakan nyata generasi masa kini.
“Patimura tua boleh dihancurkan, tetapi Patimura-Patimura muda akan bangkit. Kitalah Patimura-Patimura muda hari ini,” tegas Bodewin, disambut riuh tepuk tangan ribuan warga yang hadir.
Menurutnya, semangat perjuangan saat ini bukan lagi mengangkat senjata melawan penjajah, melainkan keberanian menghadapi kemiskinan, kebodohan, pengangguran, serta berbagai persoalan sosial yang masih menjadi tantangan pembangunan di Kota Ambon.
“Lewat momentum Hari Pattimura ke-209 ini, saya mengajak seluruh masyarakat untuk berani tampil dengan identitas kita, tampil dengan semangat Pattimura, dan bersama-sama melawan berbagai persoalan yang menghambat kemajuan kota ini,” ujarnya.
Bodewin menjelaskan, Patimura Festival 2026 merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai perjuangan, keberanian, dan cinta tanah air yang diwariskan Kapitan Pattimura, sekaligus menjadi ruang bagi tumbuhnya kreativitas generasi muda dan penguatan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, festival budaya seperti ini juga memiliki dampak strategis dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif, memperkuat posisi Ambon sebagai kota musik dunia, serta meningkatkan daya tarik pariwisata berbasis event.
Dalam kesempatan itu, Bodewin juga memperkenalkan tema Hari Ulang Tahun ke-451 Kota Ambon yakni “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”
Ia menegaskan, budaya hidup bersih harus menjadi gerakan bersama seluruh warga, bukan semata tanggung jawab pemerintah.
“Kalau Ambon bersih, kita berkontribusi bagi Maluku sehat dan Indonesia maju. Ini tugas bersama seluruh warga Kota Ambon,” katanya.
Menutup sambutannya, Bodewin turut menyoroti pentingnya menjaga generasi muda dari tawuran, kenakalan remaja, dan pengaruh negatif lainnya.
“Ambon harus bebas tawuran, bebas kenakalan remaja. Kita semua punya tanggung jawab melahirkan generasi muda yang berkualitas untuk masa depan Ambon manise,” tandasnya. (BN Grace)





