Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Semangat perjuangan Kapitan Pattimura kembali digaungkan dalam pelaksanaan Patimura Festival yang berlangsung meriah di Ambon, Jumat (15/5/2026). Festival tahunan yang menjadi bagian dari penguatan identitas budaya masyarakat Maluku ini tak hanya menghadirkan nuansa sejarah perjuangan, tetapi juga menjadi ruang ekspresi seni, promosi pariwisata, serta penggerak ekonomi kreatif daerah.
Ribuan masyarakat tampak memadati area festival sejak pagi hari untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari bazar UMKM, pameran seni rupa, pertunjukan musik tradisional, fashion show budaya, lomba anak-anak, hingga mural dan atraksi seni kontemporer yang melibatkan generasi muda.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon, Christian Tukloy, saat diwawancarai di lokasi Patimura Festival, Jumat (15/5/2026), mengatakan bahwa festival ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan kecintaan terhadap tanah air yang diwariskan Kapitan Pattimura.
“Patimura Festival merupakan momentum penting bagi masyarakat Kota Ambon untuk terus menjaga semangat perjuangan para pendahulu. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk mengekspresikan kreativitas, memperkenalkan budaya lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif,” ujar Christian.
Menurutnya, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terus berkomitmen menjadikan event-event budaya sebagai instrumen strategis dalam memperkuat posisi Ambon sebagai kota kreatif dan kota musik dunia.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan festival tahun ini melibatkan puluhan pelaku UMKM, komunitas seni, sanggar budaya, pelukis mural, musisi lokal, serta berbagai elemen masyarakat yang bersama-sama menghadirkan wajah Ambon yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan.
“Festival seperti ini memiliki efek berganda. Bukan hanya menjaga warisan budaya tetap hidup, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil, seniman, dan komunitas kreatif,” tambahnya.
Selain pertunjukan seni dan budaya, festival juga diisi dengan penyerahan sertifikat hak kekayaan intelektual kepada sejumlah pelaku usaha kreatif, bantuan pengembangan usaha, hingga promosi berbagai destinasi wisata unggulan di wilayah Kota Ambon.
Dengan mengusung semangat Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju, Patimura Festival 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan budaya sekaligus penguatan sektor pariwisata yang mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi nyata bagi masyarakat. (BN Grace)





