![]() |
| Pelepasan Kontingen Pesparawi Maluku |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Pesta Event Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Tingkat Nasional ke sebelas, semakin dekat saja, berbagai persiapan telah dilakukan oleh pemerintah Daerah Maluku yang dalam hal ini akan bertindak selaku tuan rumah.
Segala aspek persiapan tersebut telah dilakukan semaksimal mungkin guna memberikan yang terbaik pada perhelatan lomba empat tahunan ini.
Bahkan kontingen asal Maluku, telah melakukan berbagai persiapan demi mengikuti lomba Paduan Suara Gerejawi Nasional yang kali ini akan berlangsung di Negeri Seribu Pulau ini.
Gubernur Ir. Said Assagaff melepaskan secara langsung kontingen Pesta Paduan Suara Gerejadi (Pesparawi) Maluku untuk mengikuti Pesparawi Nasional ke-XI di kota Ambon.
Pelepasan ini ditandai dengan penyerahan bendera dari Gubernur kepada ketua Umum Pesparawi Poly Kastanya, yang berlangsung di gedung taman budaya, karang panjang dan dihadiri oleh Wakil Gubernur, Kapolda Maluku, Ketua Sinode GPM, dan jajaran SKPD lingkung Pemerintah Provinsi Maluku.
Gubernur dalam sambutannya, mengatakan ada tiga sukses yang diraih pada Pesparawi kali ini, yaitu sukses administrasi dan sukses penyelenggara yang menjadi tanggung jawab panitia, serta sukses prestasi yang yang menjadi tanggung jawab dari seluruh peserta yang membawa nama baik Maluku.
Menurutnya, Lomba Banding Nyanyi pada ajang Pesparawi tingkat nasional XI ini, bukanlah sekedar bernyanyi biasa, tetapi nyanyian untuk Tuhan.
Sebagaimana terdapat dalam Mazmur 147 atyat 4a “Bernyanyilah untuk Allah dengan nyanyian syukur, bermazmurlah untuk Tuhan kita dengan kecapi”.
Hal ini menunjukan bahwa ajang Pesparawi ini sangat sarat dengan nilai-nilai spiritual. Dimana orang yang bernyanyi dan mendengar serta menikmati setiap nyanyian yang ada, dapat meningkatkan kualitas keimanannya serta menjadi sumber kedamaian, kasih sayang, kebahagiaan, kebaikan, kesejahteraan kepada sesama. Sebagaimana yang telah diteladankan oleh Yesus Kristus.
Orang nomor satu di Maluku ini, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama proses Pesparawi ini berlangsung.
“Mari kita jadi tuan dan nyonya rumah yang terbaik. Karena kita sekarang bukan lagi laboratorium konflik, tetapi kita sudah bertransformasi menjadi laboratorium kerukunan umat beragama terbaik di Indonesia,”ungkapnya.
Gubernur berharap dan optimis, kontingen Pesparawi dari Maluku akan mampu memberikan yang terbaik, bahkan menjadi juara umum pada lomba Pesparawi Nasional kali ini.
” saya yakin Maluku akan menjadi tuan rumah yang baik dan berhasil menjadi Juara umum”.Tegasnya (BN-08)






