DP3AMD Gelar Lomba Desa Aman Covid-19

Ambon,Bedahnusantara.comUntuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Ambon, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Masyarakat Desa (DP3AMD) Kota Ambon mengelar lomba desa akan Covid-19.

WhatsApp%2BImage%2B2020 08 14%2Bat%2B07.20.32


Akui Kepala DP3AMD Kota Ambon Rulien Purmiasa kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Kamis (13/08/20).


Dia mengatakan, lomba desa yang dilakukan DP3AMD sebagai upaya untuk menilai ketegasan dan keseriusan setiap desa aman dari Covid-19.


“Kita inginkan peran desa dalam melihat ketegasan setiap desa dalam menerapkan desa aman Covid-19,” katanya.


Dia meminta, setiap desa dapat menerapkan standar desa aman Covid-19. Sehingga dibutuhkan keseriusan dan ketegasan desa dalam memerangi pandemi Covid-19 yang masih mewabah saat ini. 

“Penilaian dalam bentuk lomba desa aman Covid-19, karena lomba ini sangat efektif sebagai tolak ukur untuk menilai desa mana yang memiliki keseriusan dalam menerapkan protokol kesehatan untuk warganya,” ujarnya.


Selain mewujudkan desa aman Covid-19, lomba ini juga diharapkan dapat memulihkan kembali perekonomian desa yang selama ini ikut terdampak pandemi Covid-19, menggiatkan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan menggerakkan produksi dan konsumsi untuk membangkitkan ekonomi desa.


“Semua desa melakukan asesmen mandiri dengan mengisi data unsur-unsur lomba ke dalam aplikasi sistem informasi desa,” paparnya.


Dia menjelaskan, unsur yang dinilai dalam lomba desa diantaranya, penerapan adaptasi kebiasaan baru, aksi setengah miliar masker desa, pelaksanaan desa tanggap Covid-19 , pelaksanaan BLT Dana Desa dan pelaksanaan PKTD.


“Kita ingin menilai seberapa serius desa-desa menjadikan desanya berkomitmen menjadikan desanya non-covid,” terangnya.

Dia menambahkan, ada beberapa  indikator dengan kelompok katagori diantaranya, desa mandiri, desa maju dan desa berkembang.


“Dari hasil identifikasi yang dilakukan ditemukan 10 desa yang diunggulkan karena mendekati pemenuhan yakni, Negeri Passo sebagai desa mandiri ,desa poka, desa hunuth-durian patah, desa negeri lama, negeri laha, desa galala, negeri hukurila, negeri hutumuri sebagai desa maju dan negeri rumah tiga, negeri nusaniwe sebagai desa berkembang,” tandasnya.( BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan