Diskbud Maluku Gelar Puncak Bulan Pendidikan

Perayaan Bulan Pendidikan di Maluku
Perayaan Bulan Pendidikan Di Maluku

Ambon, Bedah Nusantara.com: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku mengelar perayaan puncak bulan pendidikan, yang berlangsung di lapangan merdeka,Ambon. Acara ini dihadiri ribuan siswa dan guru mulai dari tingkat TK – SMA se-kota Ambon.

Sebelumnya, ribuan siswa ini telah telah mengikuti kegiatan pendukung lainnya diantaranya jalan santau berbusana nusantara, demosntrasi permainan dan tarian daerah Maluku, demonstrasi roket air, menjahit jala, kamboti, tumah, sagu, atap rumbia, demosntasri melukis oleh asosiasi seni rupa Maluku, pameran pendidikan oleh sekolah, BUMN, balai bahasa, balai arkeologi, museum siwalima, dan makan Patita.

Gubernur dalam sambutannya, mengatakan bulan pendidikan merupakan salah satu momentum penting untuk kembali merefleksikan dan memproyeksikan masa depan pendidikan.

Karena pendidikan merupakan salah satu instrument paling besar pengaruhnya untuk transformasi peradaban suatu bangsa. Dimana tingkat kesejahteraan, kesehatam da kemajuan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya.

Baik itu menyangkut komponen-komponen pendidikan maupun sarana dan prasarana pendidikan, karena pendidikan akan melahirkan SDM sebagai investasi yang tak pernah akan habis, jika dibandingkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang akan habis pada waktunya.

Jelasnya, sesuai tema bukan pendidikan tahun 2016 “nyalakan pelita, terangkan cita-cita, dapat semakin memotivasi mengkosolidasi dan mensinergikan semua potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini. Dalam artian pendidikan dapat berperan sebagai pelita bagi setiap anak bangsa di daerah ini yang akan membuatnya bisa melihat peluang, mendorong kemajuan, menumbuhkan karakter dan memberikan kejernihan dalam menata dan menyiapkan masa depannya.

“Dukunga yang perlu kita berikan kepada anak-anak kita adalah memastikan apa yang mereka pelajari saat ini relevan dengan apa yang mereka butuhkan untuk menjawab tantangan zamannya. Menghadapi era kompetensi global di abad 21 ini, anak-anak kita membutuhkan ketrampilan utuh mencakup tiga komponen, yaitu karakter kemampuan literisasi dan kompetensi”ujarnya.

Menurutnya, menghadirkan kembali spirit perjuangan pendidikan Ki Hajar Dewantoro di bulan pendidikan ini, sejatinya menjadikan dunia pendidikan sebagai media untuk mencetak kualitas SDM yang seutuhnya, bukan separuh manusia.

“Mari jadi masyarakat yang cerdas agar nasib kita berubah menjadi masyarakat yang berkeadaban tinggi,”ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Saleh Thio mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuh kembangkan silaturahmi seluruh ekosistim pendidikan di Maluku pad iring-iringan bersama membangun pendidikan Maluku.

Serta bertujuan sebagai bentuk dukungan moril terhadap para siswa dalam implementasi aspek kognetif, afektif dan psikomotorik, mewadahi pengembangan kreatifitas dan inovasi peserta didik serta sebagai wadah mempromosikan karya-karya terbaik siswa.(BN-07)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan