Satu Warga Rutong Hilang Terseret Arus di Perairan Warul

8fdb6a37 36ce 4597 94e1 ca12bb8e4474

Editor: Redaksi

AMBON, Bedahnusantara.com: Kecelakaan laut terjadi di perairan Warul, Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Senin (17/8/2026) malam. Tiga warga Negeri Rutong yang sedang mencari ikan dengan cara menjaring mengalami musibah tenggelam setelah terbawa arus laut.

Dalam kejadian tersebut, dua korban, yakni Yopi Maspaitella (29) dan Simon Maspaitella (25), berhasil diselamatkan. Sementara satu korban lainnya, Verkolep Maspaitella, hingga kini masih belum ditemukan dan diduga terbawa arus laut.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIT. Ketiga korban awalnya pergi mencari ikan menggunakan jaring. Setelah upaya pertama tidak mendapatkan hasil tangkapan, mereka kembali melakukan penangkapan untuk kedua kalinya.

Saat jaring ditebarkan, Yopi mendengar Verkolop dan Simon berteriak meminta pertolongan karena terbawa arus. Yopi kemudian berusaha memberikan pertolongan. Namun, tangannya dan kakinya tiba-tiba mengalami kesemutan dan kram sehingga tidak mampu melanjutkan upaya penyelamatan.

Ketiganya kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga yang berada di sekitar Pantai Warul.

Sekitar 40 menit kemudian, warga datang memberikan pertolongan. Dalam proses tersebut, Yopi dan Simon berhasil diselamatkan. Namun, Verkolep telah terbawa arus dan belum berhasil ditemukan.

Salah seorang warga, Marlon Pauno (38), yang saat kejadian berada di sekitar lokasi, langsung bergerak memberikan pertolongan setelah mendengar teriakan meminta bantuan dari arah pantai.

Marlon mengambil dua jeriken berukuran 5 liter dan 20 liter sebagai alat bantu mengapung, kemudian berenang menuju lokasi korban. Ia menemukan Yopi dan Simon di perairan.

Jeriken 5 liter diberikan kepada Simon sebagai alat bantu mengapung, sementara jeriken 20 liter digunakan untuk membantu Yopi. Setelah berhasil membawa kedua korban ke arah pantai, Marlon kembali berupaya mencari korban lainnya.

Namun, upaya tersebut terhenti setelah Marlon terkena ubur-ubur laut. Tangan kirinya terasa panas dan sakit hingga menjalar ke bagian dada. Karena merasa lemas, ia kemudian kembali ke pantai.

d85aae21 da28 4a23 a10c cab1a0da5633
Sekitar pukul 21.00 WIT, personel piket Polsek Leitimur Selatan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta memastikan kondisi para korban yang berhasil diselamatkan.

Yopi dan Simon kemudian mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Rawat Inap Hutumuri.

Polisi juga melakukan pengumpulan bahan keterangan dari korban selamat dan saksi, pendataan serta identifikasi korban, sekaligus berkoordinasi dengan Pemerintah Negeri Hutumuri, Pemerintah Negeri Rutong, masyarakat, dan pihak terkait untuk melakukan pencarian terhadap Verkolop Maspaitella.

Proses pencarian masih berlangsung dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus, dan gelombang laut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang terlibat dalam pencarian agar tetap mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri apabila kondisi laut tidak memungkinkan.

Hingga laporan ini dibuat, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan aman dan terkendali, sementara pencarian terhadap Verkolop Maspaitella masih terus dilakukan. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan