![]() |
| Kapal Riset Perikanan |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Provinsi Maluku dikabarkan akan menerima bantuan pemerintah pusat demi menunjang peningkatan dari sisi kelutan dan perikanan yang ada di Maluku, termasuk dalam hal penunjang berbagai penelitian tentang kelautan dan Perikanan.
Bantuan tersebut adalah pemberian Kapal Riset untuk penelitian laut dalam, yang akan menunjang berbagai program dan peningkatan mutu pendidikan dari sisi Kelautan dan Perikanan di Maluku.
Akan tetapi rencana tersebut masih dalam tanggung jawab Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang sementara ini masih memproses pengadaan bantuan kapal riset khusus laut dalam yang diperuntukan bagi Maluku dan Jakarta, yang merupakan usulan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Pusat.
“Sampai saat ini pengadaan dua kapal tersebut masih dalam proses di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI,”ujar Kepala LIPI Pusat Prof. Dr. Ir. Iskandar Sulkarnain dalam lawatannya di Ambon.
Jelasnya, proses dilakukan melalui Bappenas mengingat untuk membeli dua kapal tersebut membutuhkan anggaran yang cukup besar. Sehingga melalui Bappenas akan ditawarkan kepada seluruh pemodal yang ada di dunia.
“Sekarang posisinya sudah ada di Bapenas dan sementara ditawarkan,”ucapnya.
Untuk itu, sampai saat ini pihaknya masih menunggu siapa yang nantinya menangkap peluang ini, dalam membiyai pembelian kapal tersebut.
Menurutnya, kapal riset laut dalam ini selesai sangat bermanfaat baik itu untuk penilitian dalam mengungkap potensi laut dalam yang ada di Maluku maupun penilitian terkait pengembangan potensi kelautan.
Sebelumnya, anggota komisi VII DPR RI Dapil Maluku, Mercy Barends mengungkapkan bantuan kapal riset khusus laut dalam berdasarkan proposal yang diusulkan LIPI Ambon dari hasil pertemuan bersama komisi VII DPR RI beberapa waktu lalu.
Dimana bantuan yang diberikan juga didasarkan, karena LIPI Ambon ditetapkan sebagai pusat penilitian laut dalam, sehingga diperlukan fasilitas penunjang seperti kapal riset khusus laut dalam ini.
Menurutnya, jika bantuan kapal ini terealisasi maka dapat mendorong Maluku menjadi pusat penilitian maritime laut dalam dan pulau-pulau kecil. Selain itu juga dapat bermanfaat bagi kepentingan yang lebih luas, seperti pengembangan riset dan terapan. (BN-05)
