Diduga Bupati MBD Pakai Uang Rakyat Untuk Jadi Santa Claus Dadakan,

Orno%2BSanta
Bupati MBD Jadi Santa Claus Dadakan

Ambon, Bedah Nusantara.com: Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) semakin seru karena para calon Bupati MBD bertarung merebut rekomendasi partai dan siap bertarung dengan konsekuensi siap kalah dan siap menang.

Namun ada kabar buruk yang akan menjadi ancaman bagi masyarakat di MBD, dari sisi pembelajaran politik.

Bagaimana tidak,apa yang terjadi ini adalah sesuatu tindakan yang menimbulkan kehancuran bagi masyarakat MBD, bahkan bisa dikatakan penghancuran terbesar didunia sepanjang abad ini.

Pendapat ini diungkapkan oleh tokoh generasi muda Maluku Barat Daya (MBD), Fredy Ulemlem,SH kepada Bedah Nusantara.com Jumat (15/5) di Ambon.

Dikatan Fredy, apa yang terjadi saat ini, dalam momen menjelang Pilkada di MBD, sungguh diluar kebiasaan. masalahnya ada kandidat yang membagi bagikan bantuan kepada masyarakat dengan syarat harus memilih kandidat tersebut.

” Ada Kandidat Calon Bupati, yang melakukan tindakan tidak terpuji dan bahkan bisa dikatakan perbuatan melawan Hukum. sang kandidat ini melakukan pemaksaan kehendak terhadap orang lain, dengan bentuk pemberian bantuan, dengan asas utung rugi”.

“Kandidat ini adalah inkambent (Barnabas Orno,Red) Bupati MBD yang juga akan maju sebagai salah satu calon Bupati di Pilkada MBD bulan Desember nanti, berdasarkan informasi yang saya trima bahwa pemimpin greja dan para camat telah mendapat bantuan berupa motor dan bantuan lain melalui proposal untuk masyarakat”,.terang Fredy

Akan tetapi, Lanjutnya, ” pertanyaa saya adalah darimana anggaran itu apakah uang milik inkambent atau milik daerah? lalu kalau uang milik daerah apakah semua bantuan yg berikan melalui APBD? atau AMPB (Anggaran Many Politik Bersyarat).Belum lagi anggaran yang digunakan untuk carter kapal cepat, uang sebanyak itu dapat dari mana?”.Tanya Fredy

Lalu jika demikian, “apakah ini sebuah tindakan yang baik? ataukah masyarakat MBD melihat semua ini sebagai kado dari sang Bupati?, ataukah Bupati MBD (Orno,Red)sang calon Inkamben, telah bertransformasi menjadi seorang Santa Claus disiang bolong,yang membagi-bagikan kado Natal padahal hari Natal masih jauh??”

Hal yang membuat saya bertanya-tanya adalah, mengapa tindakan ini baru muncul saat moment Pilkada MBD semakin didepan mata, dan ketika dana untuk kegiatan ini tidak jelas berasal dari mana? akankah kita biarkan saja?

Masyarakat MBD jangan mau ditipu dengan kado dari Santa Claus Dadakan ini, sebab saya menduga dana untk kado ini, berasal dari uang rakyat dan daerah yang selama ini telah diselewengkan oleh sang Santa Calus palsu ini (Bupati,Red). (BN-08)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan