Malteng, Bedahnusantara.com – Bupati Maluku Tengah (Malteng) Abua Tuasikal, mengklaim jumlah pasien terkonfirmasi dan suspek virus Corona COVID-19 di Kabupaten Maluku Tengah sudah tidak ada pasien COVID (nol pasien). Abua meluruskan data dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku terkait data perkembangan virus corona.
“Saat ini sebaran kasus virus covid-19 di Maluku Tengah tercatat, Masohi saat ini tidak ada lagi pasien yang positif COVID. Di rumah-rumah sakit juga tidak terdapat pasien yang terdampak, namun ada 3 orang tetapi masih di rapit Test belum dilakukan Swab,”Jelas Abua Tuasikal Bupati Maluku Tengah, Kepada wartawan di Pendopo Bupati Malteng, Kamis (27/8).
Menurut Abua, Rumah Sakit Saparua dan Banda sudah tidak ada pasien yang terpapar COVID-19 lagi. Beberapa rumah sakit di Tulehu dan Jazirah itu beberapa bulan lalu ada 8 orang yang terpapar COVID-19 tetapi sudah dinyatakan negatif. Sekarang tersisa 23 orang yang sedang menjalani perawatan.
“Faktanya tidak ditemukan 34 orang yang terpapar COVID-19 termasuk di Kecamatan Maluku Tengah. Jadi data dari Pemprov Maluku tidak valid,” pungkas Abua.
Abua mengatakan Pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat telah menetapkan Maluku Tengah sebagai zona orange, padahal sebenarnya COVID di Malteng sekarang sudah tidak ada lagi.
“Saya juga akan menyurati ke Pemprov Maluku agar menyampaikan ke pusat bahwa wilayah kita ini sudah bisa ditetapkan sebagai wilayah zona hijau, karena angka pasien positif COVID-19 sudah tidak ada lagi. Saya juga berharap pemprov Maluku dapat membuat data-datanya dengan benar agar masyarakat bisa punya pandangan tentang COVID-19 di Maluku tengah sudah sejauh mana, pemerintah daerahnya menangani COVID-19 ini. Jadi saya minta data 34 ini harus segera di koreksi,”Tegas Abua. (BN-04)






